Inbis Unhi Gelar Seleksi Tenant Program Peningkatan Kapasitas Startup

Iklan Home Page

Tembau, baliwakenews.com

Inkubator Bisnis Universitas Hindu Indonesia (Inbis Unhi) bekerjasama dengan Asdep Pengembangan IT dan Inkubasi Usaha dari Kementerian Koperasi dan UKM, menggelar seleksi Tenant Program Peningkatan Kapasitas Startup, Kamis 4 Mei 2023, kampus Pasca Sarjana Unhi, Tembau, Denpasar. Seleksi ini khusus bagi tenant yang berbasis IT dan tenant sektoral riil yang berbasis teknologi.

Ketua INBIS UNHI, Dr. Ida I Dewa Ayu Yayati Wilyadewi, SE., MM., Ak., mengatakan seleksi diikuti 50 peserta dari seluruh Bali, yang nantinya akan dipilih 20 tenant. Yang luar biasa dari seleksi ini, sambung Wilyadewi adalah ada 3 peserta dari komunitas difabel.

“Memang kami di Unhi memberikan ruang kepada kawan-kawan komunitas difabel, karena untuk digital ini siapa pun bisa memerankannya. Berdasarkan riset juga karena kami di kampus, teman-teman difabel justru memiliki konsentrasi yang lebih manakala mereka terjun dibidang ini,” ucap Wilyadewi.

Lebih lanjut dikatakan, untuk mahasiswa Unhi program ini selaras dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Jadi materi yang diberikan pada saat meningkatkan kapasitas startup ini akan di konfersi ke dalam mata kuliah masing-masing. “Nah kemudian mengutip dari perjalanan kami di inkubator, digitalisasi di masa pandemi ini dan kecerdasan buatan memang menjadi sahabat kita semua saat ini dan program ini sangat memungkinkan kita lakukan di Unhi,” tukasnya.

Baca Juga:  Tracing Covid-19 Seluas-luasnya, Dewa Indra Tinjau Rapid Test Massal di Pasar Galiran

Pada kesempatan tersebut Wilyadewi memberikan sedikit masukan untuk asisten Deputi KemenkopUKM, agar setelah program ini diadakan, akan dilanjutkan dengan program untuk bantuan pendanaan secara langsung kepada startup untuk menjembatani yang sudah melakukan knowledge development kedalam teknologi development supaya nanti produk atau usaha startup ini siap menempuh bisnis development dan komersialisasi.

Wakil Rektor 3 Unhi, Dr. Drs, Putu Sarjana, MSi., saat membuka kegiatan mengatakan melalui seleksi ini bisa melahirkan startup-startup yang memiliki kedigjayaan dibidangnya masing-masing, sehingga semakin banyak ada startup-startup baru yang nantinya juga mengisi kompetensi-kompetensi yang dimiliki.

“Sehingga para remaja kita tidak hanya terpaku pada mentalitasnya hanya sebagai tenaga pekerja, tapi sebagai pengusaha startup yang secara akademis sudah dibangun melalui kegiatan di kampus tetapi bagaimana memadukan apa yang didapat di kampus dengan dunia nyata,” ucap Sarjana lanjut mengatakan MBKM yang dilakukan pemerintah merupakan salah satu upaya dalam membentuk tenants dan startup baru.

Baca Juga:  Baru Beberapa Hari Bebas Penjara, Pria Asal Pegayaman Kembali Diciduk

Dalam sambutannya Asisten Deputi Pengembangan Teknologi Informasi dan Inkubasi Usaha, Deputi Bidang Kewirausahaan, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, Christina Agustin, A.Pi., MM., secara daring mengatakan berharap proses seleksi menghasilkan startup terbaik dan memiliki kualitas terbaik, memiliki potensi dan kompetensi terbaik dan ketrampilan khususnya dibidang teknologi informasi. “Harapanya tentunya inovasi-inovasi terbaik,” tukasnya.

Lebih lanjut dikatakan setelah proses seleksi akan dilakukan tahapan inkubasi sekitar 6 bulan. Setelah proses inkubasi ini mereka menjadi alumni, apa yang bisa dilakukan? Mari bersama melakukan terobosan, artinya dari pihak Unhi juga melakukan terobosan, kami dari kementerian koperasi juga melakukan terobosan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Kami juga sudah menjalin komitmen dengan Australia, Jepang dan korea,” ungkapnya.

Jadi bagaimana keberpihakan kepada startup yang sudah mengikuti inkubasi ini sudah dipikirkan secara matang, sehingga bagaimana para startup ini nantinya menjadi CEO-CEO andalan bagi Unhi, bagi Bali dan bagi Indonesia. “Ini memang bukan hal yang mudah, mencetak generasi-generasi berikutnya yang bisa mengambil peran dalam kancah ekonomi dunia,” katanya.

Baca Juga:  Jelang Pemilu 2024, Puluhan Tim Gabungan Sisir Tempat Hiburan di Denpasar

Usai kegiatan, Manager Inkubator Bisnis Pemprov Bali, Putu Gatot Adiprana, mengapresiasi seleksi tenant yang dilakukan Inbis Unhi, yang dilakukan dengan sangat selektif. “Seleksi sangat ketat. Saya berharap proses inkubasi menjadi alat untuk memproduksi startup-startup baru, terutama untuk pengembangan ekonomi kertih Bali ke depan,” ucap Adiprana.

Ia mengatakan para tenant yang berhasil diinkubasi di Inbis Unhi akan dilakukan proses di hilir, sehingga produk mereka bisa mengakses pasar. Juri dalam seleksi sekaligus menjadi narasumber, Dedy Panji Agustino, S.Kom., M.Kom, Kadek Oky Sanjaya, S.Pd, M.Kom, Putu Mahendra Adi Wardana S.Pd., M.Kom, Dr. Ida I Dewa Ayu Yayati Wilyadewi, SE., MM., Ak., dan Gede Agus Dian Maha Yoga, SE., M.Si. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR