Angkasa Pura Operasikan Terminal Kargo dan Pos Internasional

Iklan Home Page

Tuban, baliwaknews.com

PT Angkasa Pura (AP) I bersama dengan perusahaan pelayanan “ground handling” di Indonesia, PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) Tbk, resmi bekerja sama mengoperasikan Terminal Kargo dan Pos Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Dengan ini, PT JAS sebagai pemenang seleksi mitra usaha jasa terkait bidang kargo dan pos atau Cargo Terminal Operator (CTO) di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, resmi mengoperasikan terminal kargo seluas 3.000 meter persegi hingga lima tahun ke depan.

Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi menyatakan kerja sama ini ditujukan untuk mengoptimalkan bisnis dan operasional kargo di Bandara I Gusti Ngurah Rai. “Kerja sama ini merupakan bagian dari transformasi terminal kargo yang ditujukan untuk meningkatkan efisiensi dan mengoptimalkan bisnis kargo, yang pada akhirnya berbanding lurus terhadap efektivitas layanan kargo, peningkatan “cargo throughput” dan pendapatan. Saat ini Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali merupakan bandara yang merupakan tulang punggung perusahaan dari sisi trafik penumpang dan pesawat udara. Melalui kerja sama ini, diharapkan dapat semakin mengakselerasi pertumbuhan trafik kargo udara di Bali, utamanya trafik kargo internasional,” ujar Faik Fahmi.

Baca Juga:  DG Lina Soeratman Kunjungi Rotary Club Bali Jimbaran, Apresiasi Perkembangan RC Bali Jimbaran

Melalui kerja sama ini, PT JAS akan mengoptimalkan bisnis kargo melalui transformasi teknologi, keandalan dalam bisnis jaringan layanan kargo (network cargo business) melalui sistem penanganan kargo semi-otomatis atau “semi-automatic warehouse system” Sistem penanganan kargo semi-otomatis ini menerapkan implementasi teknologi seperti “staging roller” dan “cargo lift”, serta ditargetkan akan dapat berdampak positif kapasitas layanan penampungan kargo impor sebesar 27 ton, kargo ekspor sebesar 34 ton, Tempat Penampungan Sementara TPS Distribusi sebesar 20 ton, serta TPS Distribusi “palletized type” sebesar 18 ton.

Direktur Komersial dan Pelayanan PT Angkasa Pura I Dendi T. Danianto menyampaikan, inovasi dari PT JAS tersebut merupakan jawaban atas tantangan untuk mengoperasikan terminal kargo dan pos berstandar global. “Inovasi yang diterapkan PT JAS tersebut merupakan jawaban atas tantangan yang kami berikan, utamanya dalam meningkatkan “level of service” efisiensi, kualitas layanan terminal kargo, serta operasional terminal kargo dan pos berstandar global,” ujar Dendi.

Baca Juga:  Polisi Geledah Rumah Mantan Bendesa Adat dan Ketua LPD

Sedangkan Komisaris Utama PT JAS Marsekal TNI (Purn.) Herman Prayitno menyatakan optimisme atas kerja sama kedua perusahaan. ” Dengan hadirnya gudang baru ini, kami berharap dapat memfasilitasi kebutuhan ekspor maupun impor seluruh pelanggan kami, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, khususnya di Bali sendiri. Mewakili manajemen, saya ingin menyampaikan apresiasi kepada Angkasa Pura I, karena kami dipercaya sebagai mitra dalam pengelolaan kargo di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Semoga dapat mendukung terciptanya penanganan paket dan pos internasional yang terintegrasi,” ujar Adji Gunawan.

Untuk meningkatkan standar layanan, PT JAS juga akan mengimplementasikan JAS Control Center sebagai pusat kendali untuk memantau dan mengontrol seluruh kegiatan operasional di terminal kargo dan pos dengan memanfaatkan tekonologi digital, “Centralized Customer Service” untuk meningkatkan kualitas layanan pelanggan, serta fasilitas gudang pendingin atau “cold storage” sebanyak 2 unit untuk mempertahankan kesegaran dan kualitas produk. Sedangkan untuk meningkatkan standar keamanan, PT JAS menyediakan 3 unit x-ray dengan teknologi “Dual View” serta 72 unit CCTV yang tersebar di Terminal Kargo dan Pos Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Baca Juga:  Studi Tiru Dekranasda Kota Pekalongan ke Dekranasda Kabupaten Badung

“Sekali lagi kami ucapkan selamat kepada PT JAS. Kami berharap kepada Manajemen PT JAS untuk dapat memberikan kemampuan terbaik dalam upaya peningkatan layanan dan keamanan di Terminal Kargo dan Pos Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, sehingga dapat berkontribusi positif untuk perkembangan perekonomian Bali dan Indonesia melalui aktivitas kargo dan logistik udara internasional,” tutup Dendi.

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2022 Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali trafik kargo sebesar 36.229 ton, dengan rincian 22.955 ton kargo domestik dan 13.273 ton kargo internasional. Total trafik kargo di tahun 2022 ini mengalami pertumbuhan sebesar 15,7% dibandingkan trafik kargo tahun 2021 yang sebesar 31.319 ton kargo. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR