Denpasar, baliwakenews.com
Umurnya memang masih muda. Namun ia memiliki visioner yang nyata untuk memajukan cabang olahraga yongmoodo di Kota Denpasar.
Dia adalah Santo Kamboy, anak muda yang masih berstatus mahasiswa Universitas Udayana (Unud) semester II jurusan Ilmu Politik yang terpilih menjadi Ketua Umum Federasi Yongmoodo Indonesia (FYI) Kota Denpasar periode 2023-2028.
Santo terpilih dalam Musyawarah kota luar biasa (Muskotlub) menggantikan ketua umum lama, Komang Widiana Purnawan mengundurkan diri karena kesibukan pekerjaan dan rutinitas yang harus dilakukan.
Meski masih muda, namun Santo bertekad dan memiliki komitmen dengan arah tak hanya membesarkan cabang olahraga bela diri Yongmoodo dari sisi kiprah saja melainkan juga membesarkan dari sisi prestasi. Baik prestasi lokal, nasional, maupun internasional.
“Saya siap membesarkan yongmoodo karena memang sudah komitmen saya dan merupakan amanah dari FYI Denpasar yang harus saya jalankan dengan serius dan konsisten. Saya ingin yongmoodo Denpasar ke depannya akan bisa memunculkan atlet-atlet berkualitas dan berprestasi baik dari atlet muda dan junior maupun atlet senor yang ada,” kata Santo Kamboy, Senin (20/2).
Santo juga telah menyiapkan beberapa program jangka panjang, menengah, dan pendek dimana yang terdekat adalah mempersiapkan menghadapi gelaran Walikota Cup dan Pekan Olaharga Pelajar (Porjar). “Nanti saat gelaran Walikota Cup saya mau lihat para atlet yongmoodo Denpasar yang memiliki potensi termasuk di Porjar yang akan mempertandingkan siswa SMP dan SMA dulu. Dari sanalah nantinya akan bisa kami akomodir atlet yongmoodo Denpasar yang memiliki prospek prestasi bagus,” terang Santo Kamboy.
Nanti lanjutnya, para atlet yongmoodo tersebut akan diakomodir dan akan bisa mewakili Denpasar atau Bali di event-event yongmoodo ke depannya. “Intinya saya ingin semuanya lancar, yongmoodo Denpasar besar dan berprestasi,” tandasnya. BWN-06
































