Penanganan Abrasi Tanjung Benoa Digarap Desember, Sanur dan Nusa Dua Sudah Mulai Dikerjakan

Iklan Home Page

Kutsel, baliwakenews.com

Teka-teki kapan abrasi Pantai Tanjung Benoa akhirnya terjawab. Abrasi yang dukeluhkan Tokoh dan Pengusaha watersport direncanakan akan digarap Desember ini. Bahkan anggarannya pun sudah siap yakni sebesar Rp 15 Miliar sepaket dengan Sanur dan Nusa Dua. Demikian dijelaskan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Sungai Pantai I, Balai Wilayah Sungai Bali Penida (BWS BP), Wayan Riasa Jumat (25/11/2022). Menurut Riasa untuk Penanganan abrasi di Tanjung Benoa tersebut sudah terkontrak dalam satu paket pengurukan pasir dengan abrasi yang ada di Sanur dan Nusa Dua. “Kalau yang di Sanur dan Nusa Dua pengerjaanya sudah dimulai,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pujawali Mejelihan di Pura Luhur Bhujangga Waisnawa Batu Bolong

Kenapa yang di Tanjung Benoa belum dikerjakan, kata dia karena pihaknya masih menunggu dilaksanakannya tahapan sosialisais ke masyarakat setempat. Dimana rencananya sosialisasi baru bisa dilaksanakan di atas tanggal 3 Desember mendatang. Hal itu berdasarkan hasil koordinasi pihaknyadengan Bendesa Adat dan aparat terkait di Tanjung Benoa. Pihaknya diberikan jadwal melakukan sosialisasi setelah tanggal 3 Desember karena saat ini di Tanjung Benoa sedang dilaksanakan Ngaben Massal. “Setelah dilakukan sosialisasi mulai dilakukan persiapan. Mungkin seminggunya sudah mulai pengerjaan,” ujarnya.

Baca Juga:  Manajemen Bali United Perpanjang Kontrak Yabes Roni

Dimana pengerjaanya diperkirakan akan selesai di Tahun 2023. Dimana proyek ini bersifat loan dan Multi Years pengerjaanya sehingga tidak terpengaruh akan waktu. Adapun sumber dana dari proyek ini adalah anggaran pemerintah pusat yang merupakan pinjaman Jepang. “Anggarannya memang relatif kecil hanya 15 Miliar untuk satu Paket Sanur, Tanjung Benoa dan Nusa Dua,” imbuhnya sembari menambahkan dari tiga lokasi tersebut yang paling besar anggarannya adalah untuk perbaikan di Tanjung Benoa. Karena di Sanur dan Nusa Dua Kerusakannya relatif kecil.

Baca Juga:  Pujawali di Pura Asem Sari Amerta Jimbaran, Bupati Adi Arnawa Tandatangani Prasasti

Keluhan akan abrasi ini sudah beberapa kali disampaikan para tokoh setempat dan juga pengusaha watersport atau wisata bahari yang ada di sana. Karena abrasi yang semakin parah telah mengancam lokasi usaha mereka dan menggerus pasir yang ada di pesisir Pantai Tanjung Benoa. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR