Badung, Baliwakenews.com
Pengkab Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Badung menegaskan tanpa target di ajang Kejurprov Antar Klub yang digelar pada 29 Agustus hingga 1 September mendatang di GOR Ngurah Rai, Denpasar. Di Kejurprov itu sendiri peserta yang terlibat menggunakan nama tim, bukan mewakili kabupaten atau kota yang mana peserta Kejurprov sebanyak empat klub baik putra maupun putri.
PBVSI Badung sendiri mengutus dua tim yakni putra dan putri yang nantinya membela nama tim Voli Keris Badung. Atlet yang disiapkan merupakan atlet voli Porprov yang menjadi tumpuan Badung di Porprov Bali 2022 mendatang. Lantas kenapa tanpa target? Padahal Kejurprov ini merupakan ajang seleksi untuk menentukan wakil Bali yang lolos ke ajang nasional Divisi I pada bulan September mendatang di Tabanan.
“Yang lolos ke Divisi I itu hanya dua tim saja per kategori. Tapi kami tegaskan tidak ambisius di Kejurprov. Kalaupun lolos, itu adalah bonus,” kata Ketua Umum Pengkab PBVSI Badung, Agung Bagus Kade Kusimantara saat dikonfirmasi Rabu (24/8).
Adapun yang dicari pihaknya adalah penguatan mental, formasi, teknik, serta chemistry para atlet Porprov Badung. Kejurprov ini juga sebagai ajang try in menjelang Porprov Bali. “Meski sudah definitif, tapi progres tim baru 75 persen saja dan masih perlu diasah lagi. Kami tidak mau memaksa target kepada anak-anak, khawatirnya ada kejadian fatal saat di Porprov nanti,” tegas pria yang berprofesi sebagai jaksa ini.
Kejurprov itu sendiri melibatkan empat tim di putra dan putri. Untuk putra ada klub The Kayon dari Gianyar, kemudian KBC juga dari Gianyar, dan satu lainnya adalah Klub Bimantara dari Karangasem. Kusimantara melihat kekuatan keempat tim peserta di putra ini sangat merata, meskipun di Kejurprov tak ada batasan umur alias dibebaskan. Sementara di putri juga melibatkan empat klub yakni Putri Jimbarwana, Putri Denpasar, Keris Badung, dan Putri Buleleng. BWN-06

































