Denpasar, Baliwakenews.com
Bali United berhasil menjawab sesumbar asisten pelatih Persib Bandung, Budiman yang mengatakan Stadion GBLA siap menjadi kuburan Bali United. Nyatanya, justru tuan rumah lah yang dibuat menggali kuburannya sendiri setelah mempecundangi Persib Bandung dengan skor dramatis 3-2, Selasa (23/8).
Bali United unggul dengan dua gol setelah Privat Mbarga dan Spasojevic menjebol gawang Persib. Namun di akhir pertandingan babak pertama, kiper Bali United Nadeo Arga Winata justru diusir ke luar lapangan karena mendapat akumulasi kartu kuning.
Di babak kedua, Persib lebih dominan karena unggul jumlah pemain. Hasilnya, Persib menipiskan kedudukan lewat pinalti David da Silva. Menjelang pertandingan berakhir, Bali United kembali memperlebar jarak menjadi 3-1 setelah pemain pengganti M. Rahmat sukses menjebol gawang Persib dengan serangan balik.
Tapi beberapa menit kemudian Persib kembali mendapat pinalti. Tapi kiper pengganti M. Ridho sukses menahan tendangan David da Silva. Sempat senang, Bali United kembali was-was setelah Erwin Ramdani menipiskan skor menjadi 2-3 lewat sundulan kepala. Namun perjuangan Persib terhenti oleh peluit panjang dan Bali United dipastikan menjadi pemenang laga.
Usai pertandingan, pelatih Bali United, Stefano Cugurra mengaku hasil ini berkat kerja keras seluruh pemain. Meskipun bermain 10 orang di babak kedua, asuhannya dinilai mampu menunjukkan spirit perjuangan tanpa kenal lelah. “Kami senang dengan hasil ini dan kembali meraih kemenangan penting,” ujar Teco.
Sementara asisten pelatih Persib, Budiman mengaku kekalahan ini menjadi tanggung jawabnya. “Pertandingan yang seru dengan tensi tinggi. Kekalahan ini menjadi tanggung jawab saya dan pembelajaran bagi saya ke depan,” tandas Budiman. BWN-06

































