Denpasar, baliwakenews.com
Kemenangan di pekan perdana gagal diwujudkan kembali oleh Bali United. Di pekan kedua saat berjumpa PSM Makassar, Jumat (29/7) di Stadion BJ Habibie, Pare-Pare, Spasojevic dkk dibuat tak berkutik dengan kekalahan 0-2. Dua gol yang bersarang ke gawang Nadeo semuanya dicetak di babak kedua. Pertama oleh Everton di menit 88 lewat tendangan pinalti dan digandakan Yakob Sayuri di menit 90+3.
Terkait kekalahan ini, pelatih kepala Bali United, Stefano ‘Teco’ Cugurra dengan lapang dada mengakui kekalahan ini. “Hari ini kami punya beberapa kesalahan di lini belakang dan PSM bisa memanfaatkannya dengan mencetak gol. Waktu skor 1-0, kami sebenarnya punya peluang tapi tidak bisa menjadi gol. Saya akui dan menerima kekalahan ini,” tegas Teco.
Bagi Teco, lini belakang amat krusial. Ketika di sepakbola, lini belakang lengah, maka peluang kebobolan bisa saja terjadi. Disinggung soal wasit, Teco mengaku tak mau banyak berkomentar soal pengadil lapangan. “Saya tak mau komentar, saya hanya fokus beri instruksi kepada pemain saja,” tutur Teco.
Sementara pemain Irfan Jaya mengaku ia dan rekannya sudah bermain maksimal, namun lawan bermain lebih bagus dan disiplin. “Pertandingan selanjutnya kami harus bisa lebih baik lagi,” tandas winger timnas senior ini. BWN-06
































