Denpasar, baliwakenews.com
Pengprov Muaythai Indonesia (MI) Bali kini tengah dilanda kegundahan. Pasalnya saat ini belum ada tanda-tanda akan diadakannya kejuaraan tingkat nasional, baik itu Liganas maupun Kejurnas.
Sekum Pengprov MI Bali, I Wayan Suwitha, Minggunya (15/5) menjelaskan, pihaknya sangat menunggu agenda nasional itu. Hal itu dibutuhkan lantaran dengan adanya event nasional, para fighter Bali bisa mengukur perkembangan kualitasnya selama menjalani latihan selama ini.
“Jika adanya event itu (nasional) maka bisa mengevaluasi kelemahan maupun kekurangan. Termasuk membaca peta persaingan saat ini,” beber Suwita.
Ia juga menjelaskan, tanpa event nasional itu, fighter akan menjadi jenuh karena hanya berkutat di lokalan Bali saja. “Karena itu penting dan menyangkut persiapan menuju Pra-PON tahun depan,” jelasnya.
Pria yang juga menjabat sebagai Dewan Guru Muaythai Nasional ini menambahkan, terlepas dari sepinya agenda nasional, proses pelatihan dan pembinaan di Bali harus jalan terus. Pasalnya di tahun ini akan digelar Porprov Bali dimana cabang olahraga Muaythai memperebutkan 25 medali emas.
“Berkaca dari kejuaraan di Klungkung lalu, persaingan di Bali saat ini cukup ketat. Seluruh pengkab maupun pengkot mulai saat ini bisa menyiapkan fighter terbaik mereka,” tandas Suwita. BWN-06































