Tabanan, baliwakenews.com
Aksi biadab dilakukan tiga orang pria, salah satunya bernama Gede Amo. Mereka tega menculik dan hendak memperkosa seorang gadis usia 19 tahun inisial DA. Akibatnya sang gadis mengalami trauma dan luka-luka. DA asal Pandak Gede, Kediri, Tabanan itu merupakan korban percobaan pemerkosaan dan penyekapan yang dilakukan seorang pria bernama Gede Amo dan teman-temannya.
Ironisnya, gagal memperkosa karena korban melawan, Gede Amo dan dua temannya memukul kepala DA dengan botol bir. Setelah itu, mereka mengikat tangan serta kaki, mulut disumpal dan membuang korban di Beji Pura Puseh Nyitdah, Kediri, Tabanan.
Dan setelah sehari terkapar di beji tempat masyarakat melakukan ritual melasti itu, DA kemudian ditemukan oleh salah seorang warga dalam kondisi memprihatinkan. “Kami masih memburu pelakunya. Mereka bersembunyi usai melakukan aksinya. Kami harapkan pelaku menyerahkan diri, sebelum polisi mengambil langkah tegas,” kata salah seorang anggota kepolisian, Selasa (3/5).
Dilanjutkannya, peristiwa yang dialami DA terjadi pada Sabtu 30 April 2022 sekitar pukul 18.00. Mulanya korban mencari buah pepaya untuk dijadikan sayur di kebun dekat rumahnya. Kemudian Gede Amo bersama dua orang temannya mendekat seraya membekap mulut korban. “DA lantas dibawa ke tengah mobil dan diikat kaki serta tangan dengan tali plastik. Mulut korban juga disumpal kain putih,” katanya.
Kemudian korban dibawa ke lahan kosong dekat Pura Taman Ayun Mengwi. Korban dipaksa melakukan hubungan badan, namun ditolak. Para pelaku kemudian beringas dan kemudian memukul korban menggunakan botol bir. Tak hanya itu, korban dicekik. Meski demikian korban tetap menolak dan perlawanan. “Karena capek memaksa korban, kemudian para pelaku membawa korban ke Nyitdah dan menurunkannya di Beji Puseh Desa Nyitdah. Selama sehari tidak ada yang menemukan korban. Kemudian 2 Mei 2022 ada orang yang menemukan korban. Dan menghubungi keluarga korban kemudian melaporkan ke Polsek Kediri,” tegasnya.
Sementara Kapolsek Kediri Kompol I Kadek Ardika mengaku masih memburu ketiga pelaku. “Sejumlah saksi telah kami periksa. Pasca kejadian, kondisi korban mengalami trauma dan ketakutan,” tegasnya. BWN-01





























