Denpasar, baliwakenews.com
Beberapa bulan lalu, sebelum PON XX/Papua dimulai, Pengprov Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Bali mendatangi rumah singgah di bilangan Sanglah, Denpasar Barat. Kedatangan Pertina Bali yang dikomandoi Ketua Umum, Made Muliawan Arya atau akrab disapa De Gadjah kala itu yakni kegiatan sosial dengan memberikan bantuan. Sembari meminta doa dan restu agar atlet tinju PON Bali meraih prestasi demi Bali.
Dan setelah prestasi itu didapat, De Gadjah tak lupa akan janjinya. Pada Minggu (3/4) sore, De Gadjah didampingi beberapa pengurus Pertina Bali dan petinju PON Bali kembali mengunjungi rumah singgah tersebut.
Digawangi De Gadjah, Pertina Bali mengucapkan rasa terima kasih atas doa dan dukungan yang diberikan oleh penghuni di rumah singgah tersebut. Tak butuh berapa lama, kemudian rombongan meninggalkan lokasi sembari memberikan bantuan kepada penghuni. “Kalau dibilang bayar kaul, tidak. Dulu kami sempat minta doa di PON Papua agar meraih prestasi, dan itu terwujud. Bukan karena prestasi itu kami datang, tapi sesuai janji kami dulu,” ujar De Gadjah.
Ia menegaskan, aksi sosial ini bukan pertama dan juga bukan yang terakhir. “Komitmen kami bukan pertama dan juga bukan terakhir kali dan akan terus berlanjut. Kalau ada tempat yang lain, kami akan sambangi. Kalau disini memang tidak tersentuh bantuan pemerintah,” ungkap De Gadjah.
Bantuan yang diberikan, kata De Gadjah berupa dana yang berasal dari dana pribadi pengurus maupun atlet tinju. “Kami sisihkan dana pribadi, mungkin ke depan ada juara Porprov nanti sisihkan untuk mereka,” sebutnya.
Selain itu, yang ditegaskan De Gadjah bahwa atlet bukan semata-mata latihan dan jadi juara. Tapi harus berbagi dan cinta kasih juga. “Ini bagian dari tinju juga, garang di ring dan garang juga di luar dengan tunjukkan kepedulian antar sesama,” tandasnya. BWN-06

































