Sekolah Vokasi Unwar, Tawarkan Beasiswa Bagi Masyarakat Kurang Mampu

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Sekolah Vokasi Universitas Warmadewa (Vokasi-Unwar) dengan 3 Prodi yang dikembangkannya (Prodi Akuntansi Perpajakan /Diploma IV/Sarjana Terapan, Prodi Sistem Informasi Akuntansi / Diploma III/Ahli Madya dan Prodi Teknologi Telekomunikasi / Diploma III/Ahli Madya), memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikannya. Direktur Sekolah Vokasi Unwar, Ir. I Gede Pariutama Westra, mengatakan Pendidikan Tinggi Vokasi yang mengutamakan keterampilan (skill), seharusnya menjadi salah satu incaran sebagian masyarakat, terutama generasi muda saat ini. Terlebih dalam situasi pandemi Covid-19, karena skil menjadi salah syarat penting untuk bisa merebut lapangan kerja, bahkan menciptakan lapangan pekerjaan dengan ide kreatif dan inovatif.

Oleh karenanya, banyak generasi muda lulusan SMA/SMK ingin melanjutkan pendidikan tinggi di model pendidikan tinggi vokasi. Namun, pandemi Covid-19 yang berdampak pada ekonomi masyarakat memutus minat generasi muda untuk mengenyam pendidikan tinggi di Sekolah Vokasi. Berbagai kemudahan akan diberikan bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan di Program vokasi yang disediakan. Salah satunya memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang kurang mampu, namun memiliki kecerdasan, kemauan, bakat dan minat yang memadai.

Baca Juga:  Kepatuhan Meningkat, Kanwil DJP Bali Bukukan Penerimaan Pajak Rp6,36 Triliun

Lebih lanjut Pariutama mengatakan meskipun penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2021/2022 telah berakhir, namun Unwar masih memberikan kesempatan bagi lulusan SMA/SMK untuk mendaftar kembali hingga 4 September 2021 pada Prodi yang ada di Sekolah Vokasi. “Kuota beasiswa yang kami sediakan untuk 25 calon mahasiswa baru (5 orang untuk Prodi Akuntansi Perpajakan/D4, 10 orang untuk Prodi Sistem Informasi Akuntansi/D3, dan 10 orang untuk Prodi Teknologi Telekomunikasi/D3) baru terisi 50 persen. Jadi kuota beasiswa masih tersisa 50 persen di gelombang ketiga. Beasiswa yang diberikan berupa pemotongan biaya kuliah sebesar 50 persen atau sekitar 2 jutaan dari biaya pada umumnya, ” paparnya.

Baca Juga:  Gubernur Koster Hadiri Pembukaan Bali Democracy Forum ke-14 Yahun 2021

Wakil Rektor I Unwar, Ir. I Nyoman Kaca, M.Si., menjelaskan beasiswa pendidikan pada sekolah vokasi yang disediakan bagi mereka yang tergolong kurang mampu, namun memiliki kecerdasan serta keinginan kuat untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Unwar sebagai responsibility terhadap kepentingan masyarakat untuk menciptakan SDM yang berkompeten.

“Pemberian beasiswa ini, mahasiswa yang dari segi ekonomi kurang, tetap bisa kuliah di pendidikan tinggi vokasi di Unwar untuk dididik menjadi tenaga terampil, kreatif dan kompeten dalam bidangnya masing-masing. Dengan demikian mampu bersaing dalam dunia usaha maupun industri, maupun dunia kerja (Dudika),” ucap Nyoman Kaca, saat ditemui di ruang kerjanya Senin 30 Agustus 2021.

Baca Juga:  Buka Utsawa Dharma Gita Bagi Penyandang Disabilitas, Jaya Negara Matembang Pupuh Ginada

Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali (YKKPB), Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., mengundang masyarakat yang kurang mampu, untuk bisa kuliah di Unwar.

“YKKPB selaku Badan Penyelenggara Pendidikan Tinggi Unwar menyediakan beasiswa bagi masyarakat yang ingin mengenyam pendidikan tinggi, namun terkendala ekonomi akibat dampak dari pandemi Covid-19. Tidak hanya beasiswa pada Prodi Pendidikan Vokasi, namun juga untuk mahasiswa Sarjana pada Fakultas Pertanian, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan Fakultas Sastra, ” pungkas Wisnumurti. *BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR