Mangupura, Baliwakenews.com – Ida Bagus Ramaputra terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC Hiswana Migas Bali periode 2026–2030 dalam Musyawarah Cabang (Muscab) XII DPC Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Bali di The Patra Bali Resort & Villas, Kamis (22/10/2026).
Sebagai nahkoda baru, Ramaputra membawa sejumlah agenda utama, mulai dari memperkuat distribusi bahan bakar minyak (BBM), mengawal penyaluran barang subsidi agar tepat sasaran, hingga menjaga iklim usaha yang sehat di antara anggota.
Ramaputra menegaskan, Hiswana Migas Bali akan terus menjalankan perannya sebagai mitra PT Pertamina (Persero) sekaligus mendukung program pemerintah, khususnya dalam pengangkutan, penyimpanan, dan penyaluran BBM agar dapat segera menjangkau masyarakat.

Menurutnya, kelancaran distribusi menjadi perhatian penting, terlebih ketika Bali sempat mengalami keterlambatan pasokan BBM. Dalam situasi tersebut, ia menilai koordinasi yang lebih kuat antarpelaku usaha dan seluruh pihak terkait diperlukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
“Jadi, dalam kesempatan ini saya mengucapkan saya selaku Ketua Hiswana Migas mengucapkan banyak terima kasih,” ujarnya seraya menyampaikan apresiasi kepada para operator yang bekerja selama 24 jam untuk melayani kebutuhan BBM masyarakat Bali selama tiga hingga empat hari.
Selain memperkuat distribusi, Ramaputra menyoroti pentingnya operasi pasar untuk memastikan penyaluran barang-barang bersubsidi berlangsung tepat sasaran dan tepat waktu. Dengan demikian, masyarakat yang berhak dapat memperoleh layanan sesuai kebutuhan, sementara pengawasan distribusi dapat berjalan lebih optimal.
Program berikutnya adalah memperkuat komunikasi antara anggota Hiswana Migas dan Pertamina. Ramaputra ingin organisasi tersebut menjadi jembatan yang mampu mempertemukan kepentingan para pengusaha dengan perusahaan prinsipal, sehingga tercipta hubungan bisnis yang saling menguntungkan dan berkelanjutan.
Tak kalah penting, ia menekankan perlunya menjaga persaingan usaha yang sehat di antara anggota Hiswana Migas Bali. Menurutnya, iklim usaha yang kondusif harus dibangun dengan menghindari persaingan harga yang tidak sehat serta menjaga keseimbangan pasar agar keberlangsungan usaha para anggota tetap terpelihara.
“Jadi iklim usaha yang sehat ini adalah sangat penting untuk kelangsungan kami di Hiswana Migas,” tegasnya.
Ramaputra menambahkan, sebagai mitra Pertamina, Hiswana Migas Bali siap menghadapi berbagai dinamika dalam bisnis hilir energi. Ia memastikan pihaknya akan terus mendukung pemerintah melalui Pertamina, terutama dalam menjaga kelancaran pendistribusian BBM dan produk energi lainnya kepada masyarakat.
Dengan kepemimpinan baru ini, Hiswana Migas Bali diharapkan semakin solid dalam menjalankan fungsi organisasi, memperkuat koordinasi dengan Pertamina, serta menjaga keseimbangan antara kepentingan masyarakat dan keberlangsungan usaha para anggotanya. BWN-07































