Tabanan, baliwakenews.com
Antrean panjang di sejumlah SPBU di Kabupaten Tabanan disebabkan dari penurunan pasokan bahan bakar minyak (BBM) hingga 50 persen. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tabanan mengungkapkan, berkurangnya pasokan dari pusat serta keterlambatan kapal pengangkut minyak di Pelabuhan Manggis, Karangasem berdampak pada distribusi BBM di lapangan.
Kepala Disperindag Tabanan, I Gede Sukanada, mengatakan informasi tersebut diperoleh setelah pihaknya berkoordinasi dengan Pertamina dan melakukan pemantauan langsung bersama kepolisian ke sejumlah SPBU, Senin (12/10/2206).
Dari hasil pemantauan, penurunan pasokan menyebabkan sejumlah SPBU menerima BBM jauh di bawah alokasi biasanya. Bahkan, pasokan yang diterima beberapa SPBU dilaporkan hanya separuh dari jumlah normal.
“SPBU yang biasanya mendapatkan jatah 16 kiloliter (KL), sekarang hanya menerima 8 KL,” ujar Sukanada.
Menurutnya, berkurangnya pasokan dari pusat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi ketersediaan BBM di Tabanan. Selain itu, keterlambatan kapal pengangkut minyak di Pelabuhan Manggis turut memengaruhi kelancaran distribusi.
Disperindag Tabanan telah berkoordinasi dengan Pertamina untuk memperoleh penjelasan terkait kondisi tersebut. Sukanada menyebutkan, pihaknya masih melakukan pemantauan terhadap ketersediaan BBM di sejumlah SPBU.
“Dari koordinasi dengan Pertamina, kami mendapat informasi bahwa terjadi penurunan pasokan atau suplai minyak dari pusat. Saat ini kami tetap melakukan pemantauan,” tegasnya.
Penurunan pasokan tersebut pada akhirnya mengakibatkan antrean panjang di sejumlah SPBU khususnya di Kota Tabanan dan Kecamatan Kediri. Bahkan antrean sudah terjadi sejak Sabtu (10/10).
Pantauan Senin siang, antrean panjang hingga meluber ke bahu jalan terjadi di SPBU Jalan Gatot Subroto, Sanggulan. Kondisi diperparah dengan antrean yang mengular serta traffic light yang tak jauh dari lokasi SPBU.
Sementara di SPBU Pesiapan, pengendara rela mengantre di depan lokasi meski kondisi SPBU sedang tutup. Walhasil, warung Madura yang berada tak jauh dari lokasi menjadi pilihan pengendara khususnya roda dua agar kendaraannya terisi BBM. BWN-06
































