45 Bencana di Kabupaten Badung, Kerugian Capai Rp 1 M Lebih

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Pascabencana akibat hujan lebat di kabupaten Badung sejak tanggal 7 Juli 2023, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Bandan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung melakukan pendataan. Dari sejumlah titik bencana yang terdata, kerugian bencana mencapai Rp 1 miliar lebih. Hal ini juga dibenarkan Kalaksa BPBD Badung, Wayan Darma saat dihubungi Minggu 9 Juli 2023.

Ia mengatakan, kerugian dari berbagai bencana yang terjadi hingga tanggal 8 Juli 2027 mencapai Rp 1. 015.000.000,-. “Bencana terbanyak adalah tanah longsor dan pohon tumbang. Terbanyak terjadi di kecamatan Abiansemal dan Petang,”paparnya.

Lebih lanjut dikatakan, Pemerintah Kabupaten Badung dibawah kepemimpinan Bupati I Nyoman Giri Prasta,  berkomitmen membangun Badung seutuhnya. “Ketika terjadi bencana ( bencana alam, bencana non alam dan bencana sosial ), Bapak Bupati Badung telah menerbitkan Perbup No. 47 Tahun. 2022, Tentang Pedoman Pemberian Bantuan Stimulan yang tidak dpt diprediksi sebelumnya utk korban bencana.

Baca Juga:  Longsor di Sempidi, Sebuah Mobil Ringsek

Ia juga mengatakan, Ini sesuai dengan visi Bupati Badung, yakni melanjutkan kebahagiaan masyarakat Badung berdasarkan Tri Hita Karana. “Pimpinan kami, dari Bupati, Wakil Bupati dan  Sekda, sudah menginstruksikan kami untuk berkoordinasi dan berkolaborasi dalam Penanggulangan Bencana (PB), serta melakukan pencegahan & mitigasi bencana. Hal ini terus kami lakukan, dimana PUPR melakukan penataan saluran  air, pembangunan penahan dinding tanah & TES ( Tempat Evakuasi Sementara),”ujarnya.

Untuk kolaborasi dengan organisasi perangkat Daerah lain juga dilakukan bersama seperti DLHK melakukan perompesan pohon yg berpotensi menimbulkan bencana, sekaligus penataan pohon perindang untuk menambah cantiknya wajah Badung.”Demikian juga Damkar, Pol PP, Dishub, Diskes, kita terus berkolaborasi dalam Penanggulangan Bencana,”terangnya.

Baca Juga:  Majelis Taklim Se Badung Doakan Wayan Suyasa Jadi Bupati Badung

Sementara Kabid Logistik BPBD Badung, I Ketut Murdika mengatakan hal serupa. Pihaknya  juga merinci telah terjadi puluhan bencana alam yang diakibatkan oleh cuaca ekstrim.

“Iya berdasarkan catatan kami telah terjadi 45 bencana alam selam dua hari terakhir, yakni pada Jumat terjadi 27 bencana dan 18 bencana terjadi hari Sabtu kemarin,” ujarnya.

Menurutnya, jenis bencana alam yang mendominasi selama dua hari adalah tanah longsor dan pohon tumbang. Puluhan kejadian akibat cuaca ekstrim ini menimbulkan kerugian hingga miliaran rupiah.

“Dari 27 bencana alam yang terjadi di hari Jumat itu menimbulkan kerugian total keseluruhan mencapai Rp 450.000.000. Sedangkan, bencana alam yang terjadi di hari Sabtu menimbulkan kerugian mencapai Rp 1.015.000.000,” jelasnya.

Baca Juga:  Fraksi Golkar DPRD Badung Soroti Target PAD Tak Realistis, Minta Evaluasi Postur APBD 2024

Ketut Murdika merinci jenis bencana alam yang telah ditangani selama dua hari. Seperti, tanah longsor 16 kejadian, pohon tumbang 15 kejadian, tembok roboh 3 kejadian, senderan jebol 4 kejadia, banjir 1 kejadian, tembok retak 1 kejadian, dapur longsor 1 kejadian, atap rumah roboh 3 kejadian.  “Mengingat cuaca kurang bersahabat kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadi bencana,” tegasnya. BWN-05

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR