Wayan Sandra : Kemacetan Canggu Jika Tidak Ditangani, Wisatawan Akan Jenuh Ke Badung

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Penanganan Kemacetan di Kawasan Jalan Tibubeneng – Canggu oleh Pemerintah Kabupaten Badung dengan rencana pelebaran jalan, mendapat apresiasi positif dari Dewan Badung. Namun pihak Dewan mengharapkan penanganan kemacetan tersebut segera ditangani tidak hanya sebatas kajian.

Ketua Komisi III DPRD Badung, Wayan Sandra yang ditemui, Kamis (2/2) mengatakan, kemacetan yang ada di Tibubeneng-Canggu memang layak untuk segera ditangani. Citra Bali dan Badung tidak perlu diragukan lagi, namun yang menjadi permasalahan kedepan adalah kemacetan. ”Kita tidak ingin nanti citra pariwisata ini mandek karena kemacetan-kemacetan. Orang akan menjadi jenuh apabila itu tidak dikerjakan pemerintah dengan cepat. Kemacetan di Canggu itu jika tidak dilakukan evaluasi dan kerja keras pemerintah untuk mengatasinya, takutnya tamu akan lari ke daerah lain keran kawasan tersebut krodit,”ujarnya.

Baca Juga:  Konyol, Usai Bobol Vila Pencuri Ini Malah Buang Brankas yang Berisi Berlian

Sebelumnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Badung, Ida Bagus Surya Suamba dalam rapat kerja dengan pimpinan DPRD Badung mengungkapkan, pemerintah Kabupaten Badung sudah mengambil langkah-langkah yaitu pengadaan tanah untuk jalan dan pembebasan lahan untuk penataan simpang Tibubeneng-canggu yaitu untuk mengatasi kemacetan saat ini yang memang jalan ini adalah jalan Provinsi , tapi hasil koordinasi dengan pihak Provinsi untuk penatan lahannya sepanjang 400 meter . “Kita akan melakukan pembebasan lahan ke arah barat dari simpang Tibubeneng ini sekitar 400 meter da nada bundaran besar di daerah sana untuk mengurai kemacetan disana,”ujarnya.

Baca Juga:  Berjalan Sukses, DPC PDI-P Badung Akhiri Kegiatan Bulan Bung Karno

Lebih lanjut ia mengatakan, Pemerintah kabupaten badung juga nantinya bekerjasama dengan INKA dalam pembangunan trem dari bandara menuju ke cemagi . “Diharapkan dengan adanya perencanaan ini dan dilanjutkan hingga tahun 2024 bisa mengatasi kemacetan karena telah terbagi transportasinya dan beban jalan saat ini di jalur utama dari Bandara hingga Tanah lot bisa terbagi. Kami juga sudah melakukan Koordinasi dengan pihak Provinsi Bali terkait pencarian lahan pemecah arus lalulintas dari canggu hingga ke Cemagi. Kita berbagi tugas dengan Provinsi Bali yakni jalur Gatot Subroto Barat dilakukan oleh provinsi kita jalur di Tibubeneng-Canggu,”terangnya. BWN-05

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR