Denpasar, baliwakenews.com
Tersinggung saat mengarak ogoh-ogoh saat Hari Pengerupukan, Rabu 2 Maret 2022, Putu Agus Budiada menikam I Gede Budarsana (46) dengan belati. Peristiwa tersebut terjadi di depan Bale Banjar Umasari Jalan Sridana, Ubung Kaja, Denpasar Utara, sekitar pukul 20.30 WITA.
Tersangka berusia 35 tahun itu menikam korban di pinggang hingga sekarat di RSUP Sanglah. “Kasus penganiayaan ini dipicu salah paham saat pengarakan ogoh-ogoh pada malam pengerupukan,” kata Kapolsek Denpasar Utara, Iptu Carlos Dolesgit, saat mendampingi Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas, Selasa 8 Maret 2022.
Dilanjutkannya, saat mengarak ogoh-ogoh, keduanya sempat cekcok. Awalnya tersangka merasa diejek oleh korban. Pertengkaran antara keduanya sempat mereda, setelah didamaikan warga. “Melihat ayahnya ribut, anak korban Budarsana bernama Agus emosi. Dia lantas memukul tersangka. Hanya saja tersangka tak melawan. Dia lantas pulang ke rumahnya,” beber Carlos.
Tersangka yang tinggal di Jalan Saridana, Banjar Umasari, menceritakan apa yang terjadi kepada ayahnya. “Orang tua tersangka menyarankan agar mencari korban untuk menyelesaikan permasalahan,” ujar Carlos.
Budiada mengikuti saran ayahnya. Hanya, sebelum pergi, dia mengambil pisau belati dan dimasukkan ke tas pinggang. Tersangka melihat korban depan Balai Banjar Umasari kemudian memanggilnya.
Tanpa curiga, Budarsana mendekati Budiada dan tanpa ada basa basi pinggangnya langsung ditusuk. Pria kelahiran Singaraja itu dibawa ke RS Surya Husada kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah. “Tersangka lantas ditangkap sekitar pukul 23.10 WITA beserta barang bukti pisau belati,” tegas Carlos. BWN-01

































