Wacana Regulasi Tambah Pemain Asing, Teco Tak Ingin Gegabah

Iklan Home Page

Kuta, baliwakenews.com

Beberapa waktu lalu, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyampaikan bila kompetisi Liga 1 musim depan akan mengalami perubahan regulasi pemain asing.

Rencananya akan memakai pemain asing 5 (bebas) +1 (Asia/Asean) dimana musim sebelumnya hanya menerapkan 3+1 pada setiap klub kontestan Liga 1.

Perubahan regulasi pemain asing tersebut mengikuti acuan yang berlaku di Asia sehingga memudahkan dalam persaingan di kompetisi AFC. Hanya saja perubahan komposisi pemain asing tersebut masih menunggu kesepakatan dari 18 kontestan Liga 1 dengan operator kompetisi.

Lantas bagaimana tanggapan Bali United terkait wacana regulasi pemain asing ini? Pelatih Bali United, Stefano ‘Teco’ Cugurra mengatakan terpenting saat ini ada regulasi resmi yang diberikan kepada setiap klub Liga 1 sehingga bisa mempersiapkan komposisi pemain asing sesuai kebutuhan tim. Tak mau gegabah, Teco hanya sebatas menunggu regulasi resminya.

“Kami masih menunggu regulasi resmi perihal itu. Sebagai dasar kami dengan manajemen deal sama 2 atau 3 pemain asing baru. Kami juga akan melihat posisi yang sesuai kebutuhan tim untuk mendatangkan pemain asing tersebut,” ujar Coach Teco, Kamis 4 Mei 2023.

Selain perubahan regulasi pemain asing yang bertambah, dikabarkan juga pemain naturalisasi tidak ada batasan dalam setiap klub Liga 1 yang berkompetisi. Tentu ini akan menambah persaingan di kompetisi Liga 1 musim depan. Coach Teco juga melihat semua tergantung dari kualitas dan adaptasi pemain asing dalam memberikan dampak positif terhadap tim yang dibelanya.

Baca Juga:  Kiper Bali United Konsisten Masuk Dalam Top Save Super League

“Semua tergantung dari kualitas pemain asing dan juga adaptasi mereka. Apakah pemain asing tersebut cepat atau lambat ketika bermain di klub baru dan negara baru di Indonesia,” jelas pelatih asal Brazil ini.

Saat ini Bali United kini sudah memiliki 3 pemain asing yaitu Eber Bessa, Privat Mbarga, dan Brwa Nouri pasca berakhirnya kerja sama dengan Wellington Carvalho. Jika regulasi pemain asing sepakat berubah, maka dipastikan skuad asuhan Teco ini akan kedatangan 3 pemain asing tambahan yang bersiap berkompetisi di musim Liga 1 2023/2024 mendatang.

Sementara salah satu pemain asing Bali United, Brwa Nouri menjelaskan perihal tantangan yang dihadapi ketika ia sebagai pemain asing untuk pertama kali datang ke Liga Indonesia.

Nouri saat itu datang pada bulan Agustus 2018 lalu dari klub besar Liga Swedia, Ostersunds FK. Hanya saja, pada musim kompetisi Liga 1 2018, ia tidak terlalu bisa berbuat banyak dalam mengatur pola permainan tim Serdadu Tridatu. Bertugas sebagai seorang gelandang, Nouri hanya turut membantu Serdadu Tridatu berada di peringkat 11.

Baca Juga:  FOPI Badung Gelar Seleksi Kembali untuk Porjar Bali

“Sangat berbeda dan perlu waktu untuk adaptasi. Terutama ketika menghabiskan waktu di sepak bola Eropa dan tiba-tiba kamu datang ke Indonesia. Tentu banyak perbedaan yang mesti dimengerti,” ungkap pemain asal Irak ini.

“Ketika datang ke tempat baru memang perlu beradaptasi dan saya tidak ingin memahami dengan situasi yang ada di rumah saya yang ditempuh 17 jam dari sini (Indonesia). Terpenting saya harus beradaptasi dan memahami cara kerjanya. Jadi ketika saya sudah mulai memahami, keadaannya menjadi jauh lebih baik,” tambah Nouri.

Nouri bahkan harus menghabiskan waktu sekitar 6 bulan untuk bisa mengikuti pola permainan di liga domestik Indonesia. Pemilik nomor punggung 6 mengakui sangat bersyukur saat itu ketika klub Bali United masih memberikan kesempatan kepada dirinya memberikan kontribusi terbaik untuk Bali United.

Pasca Liga 1 2018 usai, musim kompetisi Liga 1 2019 segera dimulai dengan kehadiran beberapa amunisi baru, termasuk juru taktik, Stefano Cugurra. Coach Teco yang datang dengan status pelatih terbaik usai membawa Persija Jakarta juara Liga 1 2018 langsung tetap mempertahankan Nouri sebagai penghuni gelandang tengah skuadnya.

Baca Juga:  Gagal Penuhi Ekspetasi, KONI Denpasar Evaluasi Cabor di Porprov Bali XV

“Saya butuh waktu 6 bulan untuk bisa benar-benar adaptasi di Liga 1 Indonesia. Saat itu saya datang bulan Agustus 2018, dan kemudian Coach Teco datang awal Januari 2019. Kami masih mempersiapkan diri di kompetisi pramusim (Piala Presiden) 2019 saat itu sebelum menuju Liga 1. Saya pun merasa semuanya mulai membaik saat itu,” jelas Nouri.

Benar saja, usai diberikan kesempatan lebih lama untuk beradaptasi, Nouri berhasil membuktikan kualitasnya sebagai pemain top di posisi gelandang. Mantan kapten Timnas Irak dan sempat berduel dengan klub raksasa Inggris, Arsenal FC ini mampu memberikan prestasi penting untuk Bali United. Trofi Liga 1 2019 menjadi persembahan spesialnya untuk Bali United dan menjadi trofi pertama klub asal Pulau Dewata tersebut.

Semakin spesial pasca pandemi, trofi Liga 1 2021/2022 kembali diraih Nouri bersama untuk masyarakat Bali. Bahkan gol perdana juga sukses dicetaknya ke gawang Arema FC di musim itu. Perjalanan itulah membuat Nouri semakin cinta dengan Bali United yang terhitung telah 4 musim menghabiskan waktu di kompetisi Indonesia. BWN-06

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR