Mangupura, baliwakenews.com
Daya Tarik Wisata (DTW) Kawasan Luar Pura Luhur Uluwatu kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu lokomotif pariwisata Bali. Meski sempat terdampak cuaca ekstrem pada 2025, kontribusi Uluwatu terhadap total kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata tetap signifikan, bahkan mencapai sekitar 27,4 persen.
Sepanjang 2025, DTW Uluwatu mencatat lebih dari 2,5 juta kunjungan. Angka ini memang turun tipis sekitar satu persen atau berkurang 97 ribu wisatawan dibandingkan 2024. Namun secara keseluruhan, capaian tersebut tetap menempatkan Uluwatu sebagai salah satu destinasi unggulan dengan daya tarik global.
Manajer Pengelola DTW Uluwatu, I Wayan Wijana, mengatakan tren awal 2026 menunjukkan sinyal akselerasi yang cukup kuat. Rata-rata kunjungan harian kini mencapai 4.000 wisatawan, bahkan sempat menembus 5.000 orang per hari di periode awal tahun. “Antusiasme awal tahun ini lebih baik dibandingkan tahun lalu. Tren kunjungan menunjukkan peningkatan yang cukup positif,” ujarnya.
Penurunan pada 2025 disebut lebih banyak dipengaruhi faktor cuaca ekstrem, terutama yang berdampak pada wisatawan domestik. Meski demikian, kunjungan wisatawan mancanegara tetap menunjukkan angka signifikan dan menjadi penopang utama stabilitas kunjungan.
Menjelang perayaan Imlek 2577, geliat wisata mulai kembali terasa. Pengelola pun melakukan berbagai langkah mitigasi untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung, termasuk pemangkasan dan perapian pohon di area kawasan wisata. “Kami antisipasi dampak cuaca agar wisatawan tetap merasa aman dan nyaman saat berkunjung,” jelas Wijana.
Sejak awal 2026, DTW Uluwatu juga melakukan penyesuaian tarif tiket sesuai peraturan daerah, yakni menjadi Rp40 ribu untuk wisatawan domestik dan Rp60 ribu bagi wisatawan mancanegara. Kenaikan ini dipastikan tidak berdampak signifikan terhadap minat kunjungan.
Dengan tren positif di awal tahun, pengelola menargetkan jumlah kunjungan 2026 tetap berada di atas dua juta wisatawan, bahkan melampaui capaian tahun sebelumnya. “Mudah-mudahan situasi global mendukung. Harapan kami tentu lebih tinggi dari 2025,” pungkasnya. BWN-04


































