Tol Bali Mandara Jadi Barometer Mobilitas dan Pariwisata Bali Selatan

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Jalan Tol Bali Mandara kembali menegaskan perannya sebagai nadi mobilitas dan perekonomian Bali Selatan. Hingga September 2025, tercatat sebanyak 14,9 juta kendaraan melintasi ruas tol ikonik yang membentang di atas perairan Teluk Benoa ini, mencerminkan tingginya aktivitas wisata dan ekonomi di Pulau Dewata.

Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol (PT JBT), I Ketut Adiputra Karang, mengatakan peningkatan volume lalu lintas hingga 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi sinyal positif bagi pulihnya industri pariwisata dan transportasi pasca-pandemi.

“Tren peningkatan ini bukan sekadar soal jumlah kendaraan, tapi juga menggambarkan bagaimana Tol Bali Mandara telah menjadi tulang punggung konektivitas wilayah Bali Selatan, mulai dari bandara, kawasan pariwisata, hingga pusat ekonomi,” ujar Adi.

Baca Juga:  Wabup Suiasa Hadiri Kegiatan Baksos Universitas Dwijendra di Sangeh

Dari total 14,9 juta kendaraan, Golongan I (mobil pribadi dan bus kecil) mendominasi dengan 8,7 juta kendaraan atau 58% dari total volume lalu lintas. Sementara sepeda motor mencatat lonjakan signifikan, mencapai 6 juta unit atau 40% dari total kendaraan.

Pergeseran ini menunjukkan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap jalur sepeda motor di Tol Bali Mandara sebagai alternatif perjalanan yang lebih cepat dan aman, terutama saat lalu lintas di jalur arteri kian padat.

“Fenomena ini menjadi indikator kuat bahwa tol bukan hanya infrastruktur ekonomi, tetapi juga bagian dari gaya hidup mobilitas masyarakat Bali,” tambah Adi.

Baca Juga:  Gema Muharram 1444 Hijriah, Sekda Adi Arnawa Lepas Peserta Jalan Santai  

Sejalan dengan peningkatan lalu lintas, PT JBT terus menjaga kualitas pelayanan melalui serangkaian program pemeliharaan dan peningkatan infrastruktur, antara lain:
• Peremajaan tiang penerangan jalan umum (PJU)
• Pemeliharaan barrier jalur sepeda motor
• Perbaikan sambungan tiang pancang
• Pengecatan ulang marka jalan dan peremajaan rambu
• Peningkatan kualitas perkerasan melalui metode Scraping, Filling, and Overlay (SFO)

Adi menekankan pentingnya sinergi antara pengelola jalan tol, pengguna, dan pemangku kepentingan dalam menciptakan pengalaman berkendara yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.

“Kami terus berinovasi dan menghadirkan layanan yang humanis. Jalan Tol Bali Mandara bukan hanya jalur transportasi, tetapi juga simbol kemajuan dan pelayanan publik berkualitas di Bali,” tegasnya.

Baca Juga:  Komisi II DPRD Bandung Terima Ombudsman RI, Bahas Subak Balangan

Dengan komitmen terhadap pelayanan prima dan prinsip keberlanjutan, PT JBT optimis bahwa Tol Bali Mandara akan terus menjadi motor penggerak ekonomi dan pariwisata hijau Bali.
Adi pun mengimbau pengguna jalan untuk selalu menyiapkan saldo uang elektronik yang cukup, mematuhi batas kecepatan, dan menjaga jarak aman antar kendaraan. Informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas dan cuaca dapat diakses melalui akun resmi @jasamargabalitol_official dan aplikasi Travoy. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR