Denpasar, baliwakenews.com
Polisi gadungan Eki Sugianto (41) akhirnya meringis di balik jeruji besi Polresta Denpasar. Pria asal Pekanbaru, Riau ditangkap lantaran melakukan aksi penipuan terhadap sejumlah wanita.
Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Dewa Anom Danujaya mengatakan, tersangka ditangkap berdasarkan laporan salah satu korbannya SS (46) yang tinggal di Jalan Mekar Blok II A, Perum Graha Dewata Pemogan, Densel. Kronologis penipuan tersebut, berawal saat korban berkenalan dengan tersangka di instagram pada tahun 2019.
Mulanya tersangka mengaku sebagai anggota Polri dengan pangkat AKP (Ajun Komisaris Polisi). Tergiur dengan rayuan tersangka, ahirnya diantara mereka terjalin hubungan khusus, meski keduanya belum pernah ketemu. Selanjunya pada Maret 2020, korban diajak oleh tersangka untuk berbisnis sewa alat berat. “Selain anggota Polri, tersangka juga mengaku memiliki banyak rekanan bisnis, termasuk menggeluti usaha penyewaan alat berat,” beber Kompol Dewa Anom.
Atas bujuk rayu tersangka, sehingga korban berminat untuk berbisnis dan sepakat mengirimkan uang secara bertahap mulai Mei sebagai pembayaran DP alat berat excavator dan membayarkan uang biaya perbaikan alat yang rusak serta biaya pengiriman alat berat melalui rekening sebesar Rp 35.000.000. “Selang beberapa hari kemudian, korban kembali mengirimkan uang untuk pelunasan sebesar Rp. 250.000.000,” katanya.
Namun, setelah ditunggu beberapa bulan, alat berat tersebut tidak kunjung datang. Dan alhirnya korban melapor ke Polresta Denpasar, awal Agustus 2020 lalu. Kemudian, berdasarkan laporan itu akhirnya dilakukan penyelidikan.
Akhirnya pada Jumat (18/9), polisi berangkat ke Pekanbaru, untuk melakukan penyelidikan terhadap keberadaan tersangka, hanya saja tersangka sudah tidak ada karena dikabarkan telah kabur ke Banten. Dan akhirnya pada Selasa (22/9) tersangka ditangkap di rumah istri sirinya di Lebak, Banten. “Tersangka bersembunyi di kamar mandi. Lalu tersangka digelandang ke Polresta Denpasar,” imbuhnya.
Setelah diinterogasi, tersangka mengaku melakukan aksi serupa ke sejumlah korbannya yang ada di beberapa wilayah di Indonesia. “Masih dilakkukan pendalaman. Dan tersangka diduga melancarkan aksinya dengan modus lainya,” tegasnya. BWN-01




































