Tingkatkan Kesejahteraan Sopir Boat, Desa Adat Tanjung Benoa Bentuk Ini

Iklan Home Page

Tanjung Benoa, baliwakenews.com

Para sopir Glass Batom Boat di wisata bahari Tanjung Benoa mendapat perhatian pihak Desa Adat setempat. Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan mereka, Desa Adat mewadahi mereka dalam kelompok nelayan pemandu wisata Segara Wisesa. Peluncuran kelompok nelayan pemandu wisata ini dilakukan oleh Bendesa Adat Tanjung Benoa, Made Wijaya Senin (1/8) di Pantai Timur, Tanjung Benoam.

Para sopit boat ini biasa mengantar wisatawan berkunjung ke wisata penyu yang berlokasi di pantai barat Tanjung Benoa. Pembentukan wadah para sopir Glass Bottom Boat yang difasilitasi pihak desa adat ini juga atas kesepakatan dari pihak Gahawisri dan para pengusaha watersport yang ada di Tanjung Benoa. Hadir pula dalam momen penting ini para Kaling, Kelian Banjar, Sabha Desa, Prajuru Desa Adat serta pecalang dan para sopir boat dengan pakaian khas seperti nahkoda kapal.

Terobosan Bendesa Adat bersama Prajuru Desa Adat Tanjung Benoa ini mendapat apresiasi dari Ketua Sabha Desa Wayan Kartika beserta jajarannya. Kartika mengapresiasi prajuru Desa Adat yang awal Aguatus sudah berhasil mewujudkan program kemasyarakatan dalam hal penyetaraan hak mendapatkan keadilan. “Semoga semua stakeholder elemen terkait lainnya baik adat maupun dinas terus proaktif sehingga program ini tidak menjadi sesuatu yang sebentar dan bisa dinokmati anak cucu kami,” harapnya.

Baca Juga:  Gara-gara Masalah Pembayaran Cewek Open BO, Seorang Pria Ditusuk oleh Tiga Remaja di Guest House

Kaling Purwasanti Kadek Sutapa didampingi Kaling lainnya dan beberapa Kelian Banjar menambahkan, harapannya ke depan agar para sopir Glass Bottom Boat yang bergabung dalam satu wadah organisasi ini serta para pengusaha agar tetap eksis dan adil serta senantiasa jujur dalam membagi kue pariwisata di Tanjung Benoa. “Trimaksih kepada prajuru yang telah menggagas ini sehingga bisa mensejahterakan warga, karena tarif Glass Bottom Boat sudah diangkat. Kepada anggota wadah ini agar selalu Kompak mengemban tugas di kelompok Segara Wisesa ini,” paparnya diamini para sopir Glass Bottom Boat yang hadir.

Para sopir ini menyampaikan terimaksish kepada Bendesa Adat dan Prajuru Desa Adat Tanjung Benoa yang telah memperjuangkan hak mereka dan meningkatkan taraf hidup mereka semua. Sementara itu para Pecalang Desa Adat yang hadir mengaku senantiasa siap mengamankan program desa adat ini dan kegiatan Kolompok Nelayan Segara Wisesa berjalan aman dan lancar. Kami harapkan perusahan bisa membantu kami menjaga keamanan dan kenyamanan sehingga aktivitas pariwisata berjalan lancar,” ujar Ketua Pecalang Desa Adat Tanjung Benoa, Nyoman sukawan.

Baca Juga:  Peringati Hari Bakti Pekerjaan Umum Ke-79, Pj. Sekda Badung Buka Turnamen Gateball

Bendesa Adat Tanjung Benoa, Made Wijaya ditemui di sela-sela kegiatan memaparkan tanggal 1 Agustus ini merupakan tonggak sejarah terbentuknya wadah Kelompok Nelayan Pemandu Wisata Segara Wisesa Tanjung Benoa. Wadah kelompok nelayan pemandu wisata Segara Wisesa merupakan perkumpulan dari para sopir Glass Bottom Boat yang biasanya menjadi pemandu wisatawan yang datang ke Tanjung Benoa untuk menikmati wisata penyu dengan menggunakan perahu yang terbuat dari kaca atau dinamakan Glass Bottom Boat.

“Aktivitas para sopir Glass Battom Boat ini sudah berlangsung cukup lama. Mereka mengantar wisatawan dari pantai timur menyeberang ke pantai barat untuk menikmati wisata penyu di kawasan wisata Deluang Sari. Hanya saja selama ini aktivitas mereka masih berjalan sendiri-sendiri atau dalam kelompok. Karenanya kami di desa adat bersama Gahawisri dan 21 pengusaha sepakat memfasilitasi mereka dalam satu wadah. Sesuai kesepkatan semalam akhirnya diluncurkan wadah Kelompok Nelayan Pemandu Wisata Glass Bottom Boat Segara Wisesa,” bebernya.

Baca Juga:  Misteri Hilangnya Joko, Apakah Sungai Ayung Kembali "Meminta Tumbal"?

Pembentukan wadan ini kata dia bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Dimana dilakukan peningkatan tarif pemanfaatan Glass Bottom Boat dari sebelumnya. Selain itu juga untuk menghindari terjadinya rebutan atau persaingan dalam mendapatkan wisatawan. Dimana nantinya disiapkan nomor antrean sehingga mereka beraktivitas dengan tertib dan wisatawan merasa aman serta nyaman. “Jadi tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan mereka dan membuat aktivitas mereka berjalan tertib, aman dan nyaman,” tegasnya. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR