Misteri Hilangnya Joko, Apakah Sungai Ayung Kembali “Meminta Tumbal”?

Iklan Home Page

baliwakenews.com – Malam semakin pekat saat tim SAR berjuang menembus medan ekstrem di jurang Sungai Ayung, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Badung. Penerangan yang terbatas membuat pencarian seorang karyawan las konstruksi bernama Joko (25) menjadi semakin sulit. Hingga pukul 21.40 Wita, sosok pemuda itu masih belum ditemukan.

Namun, bukan hanya kondisi alam yang membuat pencarian terasa mencekam. Di kalangan warga setempat, Sungai Ayung bukan sekadar aliran air biasa. Sungai ini dikenal menyimpan misteri, cerita-cerita gaib yang telah beredar turun-temurun. Apakah Joko benar-benar terjatuh karena kecelakaan, atau ada sesuatu yang “mengambilnya”?

Apakah benar Joko terpeleset atau ditarik ke alam lain? Kamis (6/3/2025) sore itu, Joko bersama beberapa rekannya tengah mengecek proyek pekerjaan di sekitar sungai. Menurut saksi, ia berjalan mendekati tepi jurang saat tiba-tiba kehilangan keseimbangan dan terjatuh.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Hadiri Upacara Pitra Yadnya Desa Adat Jagapati

“Saya sempat melihat dia berdiri di sana, lalu tiba-tiba seperti ada yang menariknya ke bawah,” ujar salah satu rekan korban yang enggan disebutkan namanya.

Kata-kata itu membuat bulu kuduk merinding. Apalagi, beberapa warga mengingatkan bahwa lokasi jatuhnya Joko adalah tempat yang sering disebut “angker”. Beberapa tahun lalu, seorang warga juga pernah menghilang di titik yang sama, hanya ditemukan beberapa hari kemudian dalam keadaan yang tak biasa.

Tim SAR yang berjumlah sembilan orang bekerja keras menyisir sepanjang sungai, dibantu drone thermal dan peralatan mountaineering. Namun, pencarian di malam hari di tempat seperti ini bukanlah hal mudah.

Baca Juga:  Sekda Badung Buka Pelatihan Penguatan Pendidikan Karakter Generasi Muda Hindu

“Kami harus berhati-hati, karena area ini sangat curam dan gelap. Selain itu, kondisi air Sungai Ayung cukup deras,” kata I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.

Beberapa warga yang ikut membantu pencarian mengaku merasakan suasana aneh selama operasi berlangsung. Salah satu pemandu rafting setempat bahkan mengaku mendengar suara seperti bisikan dari arah sungai.

“Suaranya pelan, tapi terdengar jelas. Seperti ada yang memanggil nama seseorang,” ujarnya dengan raut wajah tegang.

Saat pencarian dihentikan sementara, suasana desa masih dipenuhi perbincangan soal kejadian ini. Banyak yang berharap Joko segera ditemukan dalam keadaan selamat. Namun, beberapa orang tak bisa menghilangkan perasaan takut akan kemungkinan lain.

Baca Juga:  Bahas Penetapan Hasil Evaluasi Raperda RTRW 2025–2045, Pemkab Badung Rapat Strategis Bersama DPRD Badung

Apakah Joko hanya sekadar jatuh dan terseret arus? Ataukah, seperti cerita-cerita lama yang sering diceritakan para tetua desa, ada sesuatu di Sungai Ayung yang tak ingin melepaskannya begitu saja?

Pencarian akan dilanjutkan esok hari, dengan harapan misteri hilangnya Joko segera terpecahkan. Namun, di balik upaya penyelamatan ini, tersisa pertanyaan yang menggantung di benak banyak orang. Apakah sungai ayung kembali “meminta tumbal”?. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR