Tingkatkan Akses Keuangan, Pemerintah Kabupaten Badung Gelar Literasi dan Inklusi Keuangan Bersama OJK dan BPD Bali

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Melalui penyelenggaraan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) yang dilaksanakan setiap bulan Oktober sejak tahun 2016, tahun ini Pemerintah Kabupaten Badung turut berpartisipasi aktif dengan menyelenggarakan Kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan bersama OJK dan PT Bank BPD Bali. Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Cemagi, Rabu 25 Oktober 2023, dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Badung, Ida Bagus Gede Arjana.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara, Ananda R. Mooy, Direktur Utama PT Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, dan Perbekel Desa Cemagi, I Putu Hendra Sastrawan, serta Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Badung, Ida Bagus Gede Arjana memaparkan BIK tahun ini terselenggara karena koordinasi dan sinergi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Badung. BIK dicanangkan karena akses keuangan masyarakat merupakan katalisator yang sangat penting dalam perekonomian.

Baca Juga:  Komisi III DPRD Ingatkan Kewaspadaan Dampak Konflik Global

“Ini berarti bahwa akses yang lebih baik ke produk dan layanan jasa keuangan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dan membawa banyak manfaat, baik pada tingkat individu maupun tingkat makro ekonomi, ” ucapnya.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 114 Tahun 2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif dan Peraturan Menteri Nomor 4 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Strategi Nasional Keuangan Inklusif, tingkat inklusi keuangan ditargetkan mencapai angka 90 persen pada tahun 2024.

Untuk mencapai target tersebut, Regulator bersama Kementerian/Lembaga terkait, Industri Jasa Keuangan dan berbagai pihak lainnya mempersiapkan strategi dan kebijakan dalam rangka mendorong tingkat literasi dan inklusi keuangan. “Salah satu strategi yang dilakukan adalah melalui penyelenggaraan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) yang dilaksanakan setiap bulan Oktober sejak tahun 2016,” ungkapnya.

Baca Juga:  Penilaian Ogoh-Ogoh Badung Dibagi 7 Zona, Hampir 600 Sekaa Teruna Siap Dinilai Terbuka

Dalam kegiatan BIK di Kabupaten Badung ini telah dilaksanakan pemberian Kredit Mesari (Membangun Masyarakat Bali) dari PT Bank BPD Bali yang merupakan Generic Model Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (K/PMR) kepada 2 (dua) orang perwakilan UMKM di Desa Cemagi yang merupakan calon debitur Program Pusaka Badung (Program KUR chanelling dari BUMDes Metu Sedana). Pembukaan rekening Simpanan Pelajar (SimPel) dari PT Bank BPD Bali kepada 20 (dua puluh) siswa/i SD 2 Cemagi dan SMP Negeri 7 Mengwi serta pemberian CSR berupa 2 (dua) tempat sampah.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian edukasi waspada investasi bodong dan pinjaman online ilegal dari OJK, pengenalan produk keuangan dari PT Bank BPD Bali, serta Dana Punia menggunakan Qris ke Pura Batu Ngaus dan Pemantauan ke UMKM yang berada di sekitar obyek wisata Pantai Cemagi yang telah mengaplikasikan layanan transaksi pembayaran melalui Qris.

Baca Juga:  Bahas LKPJ Bupati, Komisi II DPRD Badung Soroti Isu Banjir dan Sampah

“Harapannya dengan kegiatan ini merupakan kick-off dari dukungan akses permodalan kepada UMKM dan pengenalan SimPel kepada pelajar di Desa Wisata Cemagi, ” ucap Ida Bagus Arjana berharap.

Lebih lanjut dikatakan, ke depan, Pemerintah Kabupaten Badung bersama OJK dan Lembaga Jasa Keuangan melalui TPAKD akan mendorong pemerataan literasi dan inklusi keuangan di Desa Wisata Cemagi. Dengan demikian potensi perekonomian dari pariwisata dapat dimanfaatkan dengan baik dan terhindar dari investasi bodong. BWN-03/Kominfo

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR