Mangupura, baliwakenews.com
Memasuki masa peralihan dari musim huja ke kemarau, membuat cuaca di Bali kerap berubah-ubah seketika. Bahkan menjelang sore hari kerap turun hujan padahal siang harinya panas menyengat. Menurut Prakirawan BMKG Wilayah III, Diana Siregar yang betugas, Senin (26/5/2025), saat ini telah terjadi huja ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah Bali.
Hal ini berdasarkan pengamatan citra radar cuaca. Diana mengungkaokan ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya fenomena ini. Diantaranta, terdapat daerah belokan angin dan pertemuan angin (konvergensi) di sekitar wilayah Bali hingga NTB. Hal ini berkontribusi terhadap pertumbuhan awan hujan.
Sedangkan suhu muka laut di sekitar wilayah Bali umumnya berkisar antara 29-31 Celcius.
Selain itu, massa udara basah terkonsentrasi mulai dari lapisan permukaan hingga lapisan 500mb (sekitar 5.500 meter) serta adanya labilitas atmosfer sedang sampai kuat yang meningkatkan potensi terjadinya awan konvektif.
“Karenanya dalam 3 hari ke depan, secara umum di wilayah Bali masih berpotensi hujan ringan – sedang. Hal ini terjadi di wilayah Bali bagian utara, tengah, barat dan timur. Perkembangannya akan kami update terus setiap harinya,” jelasnya.
BMKG telah mengeluarkan beberapa imbauan menyikapi kondisi ini, seperti, masyarakat umum, nelayan dan pelaku kegiatan wisata bahari diimbau agar mewaspadai potensi tinggi gelombang mencapai 2 meter di perairan selatan Bali.
Masyarakat juga diimbau agar tetap memperhatikan kondisi kesehatan dalam menghadapi kondisi cuaca yang berubah-ubah ini. Pihaknya mengimbau juga agar selalu update Informasi BMKG khususnya peringatan dini cuaca / iklim ekstrem. “Saat ini, iklim di wilayah Bali masih masa peralihan,” tandasnya. BWN-04





























