Denpasar, baliwakenews.com
Tidak disiplin dalam tugas, dua anggota Polresta Denpasar terkena hukuman Push-up saat anggota Propam melakukan sidak dalam rangka penegakkan disiplin (Gaktibplin). Kegiatan sidak ini dilaksanakan di lapangan apel Polresta Denpasar, pada Rabu 19 Januari 2022. Dipimpin oleh Kanit Provos Ipda I Nyoman Darmayasa didampingi Kanit Paminal Sipropam Ipda Nyoman Yasa, S.H.
Sidak ini ditujukan kepada personel Samapta dan Bhabinkamtibmas Polresta Denpasar. Sementara dalam pelaksanaanya tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19. Sasaran sidak ini meliputi pakaian dinas seragam Polri, kelengkapan surat data diri sesuai Perkap nomor 2 tahun 2016 Pasal 28 huruf A meliputi KTP, NPWP, SIM, kelengkapan ranmor.
Kemudian, sikap tampang dan penampilan yang tidak sesuai ketentuan Perkap No 2 tahun 2016 pasal 8 huruf F. Meliputi kebersihan dan kerapian pakaian (dilarang menggunakan celana cangcuters atau pinsil), rambut dicukur rapi, dilarang model mohawk atau skin, tidak berjenggot dan berjambang, sepatu harus disemir. Khusus untuk Polwan tidak menggunakan make-up yang berlebihan, senjata api wajib dijaga kebersihan disertai kelengkapan surat-surat.
Terkait hal ini, Kasi Propam Polresta Denpasar Iptu Harun Budiyanto,S.H seijin Kapolresta Denpasar KBP Jansen Avitus Panjaitan,S.I.K,M.H mengatakan pihaknya melaksanakan giat operasi Gaktibplin dirangkaikan dengan sosialisasi perkap nomor 12 tahun 2021 tentang Pakaian Dinas Pegawai Negeri pada Kepolisian Negara Republik Indonesia. “Jadi, sasaran utama adalah kelengkapan surat data Diri maupun ranmor, sikap tampang dan penampilan, kebersihan, kerapian pakaian, surat dan kebersihan senpi serta tes narkoba/ urine,” ungkapnya.
Ia juga mengimbau agar personel Satuan Samapta dan Bhabinkamtibmas tetap menjaga disiplin baik sikap tampang. Pasalnya, para Bhabinkamtibmas selalu bersentuhan dengan masyarakat agar menjadi suri tauladan dalam sikap dan berprilaku. “Hindari melakukan pelanggaran sekecil apapun karena akan merugikan diri sendiri, keluarga dan kesatuan,” tegasnya.
Dalam operasi sidak itu ditemukan 2 personel yang melakukan pelanggaran. Kedua personil tersebut melakukan pelanggaran berupa sikap tampang yang tidak sesuai dengan ketentuan dan pelanggaran kelengkapan administrasi. Atas pelanggarannya kedua anggota tersebut telah diberikan tindakan disiplin berupa Push-up untuk tidak mengulangi perbuatannya. BWN-01

































