Kutsel, baliwakenews.com
Gonjang-ganjing kepastian rencana buka pariwisata internasional Juli nanti mengundang pertanyaan di masyarakat. Pada umumnya mereka mengharapkan agar rencana membuka pariwisata internasional tidak ditunda. Kondisi ini memantik salah seorang Tokoh Masyarakat Badung, Ketut Tama Tenaya angkat bicara. Tokoh yang duduk di DPRD Bali tersebut mendesak agar pariwisata Internasional tetap dibuka sesuai rencana yakni Bulan Juli nanti.
Politisi senior PDIP ini menegaskan pertimbangan ini mengacu pada kondisi kasus covid-19 di Bali yang tidak melonjak signifikan seperti di beberapa daerah lain. Bahkan sebelumnya sudah melandai dan kesiapan prokes yang dilakukan masyarakat selama ini juga sudah berjalan dengan bagus. “Ya harus segera dibuka karena ini “payuk jakan” masyarakat,” tegas Politisi asal Nusa Dua ini, Selasa (22/6).
Tama Tenaya menegaskan sebetulnya tidak ada lonjakan yang signifikan terkait kasus covid di Bali. Sebab yang dipantau itu karena ada beberapa tamu yang positif dan sudah di tangani oleh pihak terkait. Di bagian lain dia mengimbau masyarakat agar tetap menjaga prokes yang sudah dilakukan selama ini. “Semoga Bali segera bisa buka pariwisatanya. Sebab masyarakat cukup resah menunggu segera dibukanya pariwisata Juli ini,” tegasnya.
Menurutnya tarik ulur yang terjadi lebih pada akibat melonjaknya lagi covid di beberapa daerah di luar Bali seperti Jakarta dan beberapa daerah di Jawa. Bali sendiri sambung dia masih menunggu intruksi mendagri yang memperpanjang PPKM sampe 5 juli. “Kita masih menunggu kebijakan pemerintah selanjutnya. Kalau kesiapan Kuta selatan sudah sangat siap. Bahkan untuk vaksinasi sudah 120%berjalan dan cukup taat prokes warga kita,” paparnya.
Dia mengakui hal ini memang tidak berdiri sendiri karena ada beberapa negara juga yang kembali lockdown sehingga sangat tergantung perkembangan global. Meski begitu dia tetap menegaskan agar pembukaan pariwisata yang direncanakan Juli bisa sesuai rencana. “Yang perlu dilakukan adalah antisipasi dengan pengawasan prokesnya yang dilakukan lebih teliti agar pencegahan penyebaran covid 19 bisa dicegah,” tegasnya.
Sebab dengan dibukanya pariwisata internasional akan menjadi angin segar bagi pariwisata Bali. Sebab hal ini sudah sangat ditunggu-tunggu masyarakat internasional.”Jadi ini akan menjadi pemantik bergairahnya ekonomi dan semangat sektor pariwisata Bali,” tegasnya. BWN-04


































