Tekan Stunting, Dinas Perikanan Badung Bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali Gelar “Gemarikan”

Iklan Home Page

Baha, baliwakenews.com

Menekan angka stunting di Bali khususnya Kabupaten Badung, Dinas Perikanan Kabupaten Badung berkolaborasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali menggelar Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Kegiatan yang dilaksanakan di Wantilan Desa Adat Baha, Kecamatan Mengwi pada Selasa 22 Agustus 2023 ini menyasar ibu hamil, ibu menyusui, serta anak usia 0-59 bulan.

Gemarikan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya konsumsi ikan untuk mencegah stunting. Mengingat gizi yang terkandung dalam ikan sangat tinggi dan tidak menimbulkan berbagai penyakit.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana, mengatakan pada kegiatan Gemarikan ini ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang berpotensi stunting diberikan paket yang terdiri dari ikan dan produk olahannya.

Baca Juga:  Meriah, Lomba Seksi Kewanitaan PKB ke-46 Badung 2024

“Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Bali, di mana di Kabupaten Badung sudah dilaksanakan di 8 desa di 6 tempat,” ungkapnya sambung mengatakan pada Agustus dan September, pihaknya akan terus melanjutkan kegiatan Gemarikan di sejumlah tempat.

Hal tersebut mengingat dari data yang didapatkan, di Kabupaten Badung sekitar 320 orang memiliki potensi stunting yang bersifat permanen. Untuk itu pihaknya, fokus pada pemberian makanan yang baik dan bergizi, khususnya ikan, karena kandungan gizinya sangat baik.

Baca Juga:  Terobos Lampu Merah, Pemabuk Nyaris Tewas Diseruduk Mobil

“Melihat data tersebut kami, terus memasyarakatkan pentingnya konsumsi ikan untuk mencegah stunting. Mengingat konsumsi ikan di Badung masih rendah,” tukasnya.

Sementara Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, I Putu Sumardiana, mengatakan tujuan utama dari kegiatan Gemarikan adalah sebagai salah satu langkah pencegahan stunting. Pada kegiatan di Desa Baha, pihaknya menyiapkan 150 paket untuk ibu hamil, ibu menyusui dan balita.

“Angka stunting di Bali masih di bawah standar nasional, yaitu 6,0 dari 8. Meski demikian, kami memilih untuk menggelar kegiatan ini di Badung, untuk terus menekan angka stunting,” ujarnya.

Baca Juga:  Agar Lebih Berinovasi, Diskop UKMP Badung Gelar Pelatihan Kuliner Tradisional

Sumardiana berharap, kegiatan ini akan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya mengonsumsi ikan sebagai sumber gizi. Kandungan gizi ikan sangat lengkap terutama kandungan omega 3. Ikan juga lebih sehat dan rendah risiko penyakit, ketimbang daging yang berlemak. Sehingga masyarakat akan mengintegrasikan ikan ke dalam pola makan sehari-hari. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR