Denpasar, baliwakenews.com
Seperti biasa, Teco Cugurra selaku pelatih kepala Bali United berujar jika pantang bagi dirinya membedaka-bedakan lawan. Jangankan itu, meremehkan saja dianggapnya hal yang tabu. Teco tetap respect bagaimanapun kondisi lawan yang dihadapi Bali United di setiap pekannya.
Seperti laga di pekan ke-30 saat Bali United bersua Persiraja Banda Aceh, Jumat (11/3) malam ini di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar. Meski lawannya sudah dipastikan terdegradasi ke Liga 2, Teco tetap memandang Persiraja adalah tim yang patut diwaspadai.
“Di sana ada pelatih asing dan pemain asingnya. Termasuk pemain lokal yang berkualitas. Saya tetap respect dengan Persiraja meski posisi kami wajib menang jika ingin bicara soal juara,” beber Teco saat pres conference secara daring, Kamis (10/3) sore.
Justru, Bali United berada dalam tekanan. Selain tekanan dari Persib Bandung di papan klasemen, label ‘wajib menang’ itu bisa menjadi pressure lainnya karena lawan yang dihadapi kali ini tanpa beban. Persiraja seperti nothing to lose, kalah atau menang tidak akan berpengaruh bagi mereka.
Sebaliknya bagi Bali United, jika gagal meraih tiga poin, tentu akan menjadi beban dalam perburuan gelar juara. “Kami memiliki persiapan yang cukup dalam melawan Persiraja. Tetap fokus, konsisten dan mudah-mudahan kemenangan bisa didapat lagi,” pinta Teco.
Hanya saja, sisi pertahanan Bali United kehilangan William Pacheco yang absen karena akumulasi kartu. Selain itu, ada beberapa nama lainnya yang absen karena cedera, namun tak disebutkan Teco siapa pemain yang dimaksud.
Sementara di kubu Persiraja, pelatih Sergio Alexandre mengaku pengalaman di Liga 1 ini dijadikan pelajaran berharga bagi tim maupun pemain. Meski sudah terdegradasi, ia tak akan mundur dan bermain santai menghadapi Bali United. “Tetap berjuang sampai akhir. Kami ingin mencuri poin dari Bali United,” tandasnya. BWN-06

































