Mangupura, baliwakenews.com
Seminggu menghilang seorang nenek Ni Ketut Ceblok (85) ditemukan membusuk di aliran Sungai Penet, Banjar Senepan, Desa Carangsari, Petang, Badung, Minggu (3/7) sekitar pukul 10.30. Sebelum menghilang pada Kamis 24 Juni 2022 lalu, korban pamitan pergi mebanten kepada keponakannya.
Menurut salah seorang sumber petugas, meski sudah usia sepuh korban Ni Ketut Ceblok masih bisa melalukan aktifitas sehari-hari. Kemudian pada Kamis siang, korban dilihat oleh keponakannya Putu Gede Suta (55) asal Banjar Senapan, Carangsari, Petang mebanten saiban.
Hingga akhirnya sekitar pukul 16.00, Gede Suta belum melihat korban kembali ke rumah. Keponakannya itu lantas melapor ke ke kepala dusun dan dilanjutkan ke Bhabinkamtibmas Desa Carangsari. “Kemudian, bersama warga dan tim BPBD Badung melakukan pencarian. Namun gagal,” katanya.
Pencarian terus dilakukan di areal rumah dan tebing Sungai Penet. Hingga kemudian, Pada Minggu sekitar pukul 05.00 waega kembali melalukan pencarian dengan menyusuri aliran Sungai Penet. “Akhirnya setelah menjelang siang, jenazah korban ditemukan tergeletak di aliran sungai dengan kepala menghadap utara, kaki menghadap ke selatan. Korban mengunakan baju kaos atas warna loreng,” tegasnya.
Sementara Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana yang dikonfirmasi mengatakan, jenazah korban dalam keadaan mengelupas dan tulang dada kanan sudah tinggal tengkorak. BWN-01






























