Denpasar, baliwakenews.com
Hanya berselang beberapa menit, dua musibah kebakaran terjadi di wilayah hukum Polresta Denpasar, Jumat (29/5) subuh. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya saja kerugian meterial yang ditimbulkan mencapai ratusan juta rupiah.
Informasi dihimpun, lokasi kebakaran pertama terjadi di salah satu warung di Jalan Pulau Selayar, Banjar Batu Bintang, Dauh Puri Kelod, Denpasar Barat (Denbar). Warung kelontong milik Asmawi (67) ludes dilalap api sekitar pukul 05.00. “Tak hanya warung kelontong, ada dua tempat usaha lainnya turut terbakar. Yakni, counter pulsa dan warung makan. Ketiga tempat usaha itu berlokasi dalam satu bangunan namun beda blok,” kata sumber petugas.
Dilanjutkannya, kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh warga setelah melihat korbaran api menjalar dari dalam kios kelontong. Warga sekitar berupaya melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Hanya saja api dengan cepat menghanguskan bangunan dan barang-barang di dalam kios. “Para pemilik usaha tidak tinggal di lokasi. Jadi saat mereka tiba di lokasi, sudah mendapati kiosnya hangus,” kata sumber petugas.

Selang beberapa menit kemudian, peristiwa kebakaran juga terjadi di Jalan Gunung Karang, Banjar Tegal Dukuh Anyar, Pemecutan Kelod, Denbar. Salah satu warung milikFairianto (48) asal Grogak, Buleleng ludes dilalap api sekitar pukul 05.50. “Yang terbakar warung kelontong dan pertamini. Sempat terdengar suara letupan saat kebekaran terjadi. Mungkin dikarenakan oleh tabung gas dan bensin yang terbakar,” katanya seraya menambahkan jika kerugian yang ditaksir puluhan juta rupiah.
Sementara Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat Iptu Muhamad Nurul Andi Yaqin yang dikonfirmasi mengaku masih menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi di dua lokasi tersebut. “Masih menunggu hasil tes labfor untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut. Namun dugaan awal peristiwa kebakaran itu disebabkan hubungan arus pendek,” tegasnya. BW-03

































