Buleleng, baliwakenews.com
Hari Raya Pagerwesi Di Kabupaten Buleleng Bagi sebagian Besar Masyarakat Hindu Di kabupaten Buleleng Termasuk Hari Raya Besar. Hari Raya Pagerwesi yang Jatuhny Rabo Tanggal 3 Februari 2021, di sambut dengan Acara “Mepatung ” Oleh Anggota Cakrawayu DPC Buleleng.
Menurut Ketua Cakrawayu Buleleng Ketut Mertayasa dihubungi saat pelaksanaan kegiatan tersebut mengatakan Selasa (Hari Ini) adalah sehari sebelum hari Raya Pagewesi. Mempersiapkan untuk upacara tersebut,termasuk pihaknya melakukan Nampah( potong Babi). “Tujuan Diadakan Acara Mepatung ini,untuk mbangkitkan kembali Tradisi Bali Dalam Beragama Hindu sesuai adat,Tradisi dan Budaya Bali. Mepatung adalah Tradisi Penyembelihan Babi Dan Daging Babi itu dibagi rata Ke anggota yang Ikut urunan dalam acara Mepatung ini,” ujarnya.
Mepatung Filosofinya lanjut dia adalah sesungguhnya menyembelih atau menghilangkan sifat sifat serakah dan suka bertengkar. Ketut Mertayasa juga menambahkan acara Mepatung ini bisa mempererat jalinan komunikasi antar anggota dan meningkatkan Militansi sebagai pejuang Hindu Sesuai Adat,tradisi dan budaya Bali di Dalam Naungan Cakrawayu.
Pembina cakrawayu buleleng Gusti Nyoman widnyana yang kerap dipanggil Ajik Aura menambahkan bawasannya acara mepatung ini memang sudah ada sejak jaman dulu yang bertujuan agar meringankan beban semeton Bali saat berhadapan dengan berbagai macam hari raya di Bali. Selain itu juga sebagai sarana untuk mengikat tali pesemetonan antar sesama nyama Bali.
“Dan saya berharap ke depan acara atau tradisi semacam ini agar di pertahankan di era globalisasi ini kita perlu tetap memupuk tali pasemetonan antar krama Bali guna menciptakan keharmosisan hubungan antar sesama manusia,” pungkasnya. BWN-04

































