Mangupura, baliwakenews.com
Salah satu titik tebing di kawasan Uluwatu kembali longsor. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Menurut Bendesa Adat Pecatu, I Made Sumerta lokasi tebing yang longsor berjarak cukup jauh dari proyek seawall.
Nama lokasinya yakni kawasan Batu Jaran. “Untuk longsornya ada beberapa meter panjangnya. Tapi persisnya saya kurang detail. Itu di dekat lokasi tower pemantau mercusuar,” Papar Bendesa yang juga anggota DPRD Badung ini.
Diungkapkanya pula, kalau longsor di area tersebut memang cukup sering terjadi. Diduga hal ini dikarenakan karakteristik tebing yang rapuh dan termakan usia serta cuaca. Hal yang sama juga mrnemukan kondisi serupa di lokasi berbeda dengan panjang beberapa meter beberapa bulan lalu.
Melihat kejadian ini, dia berharap agar pemerintah dapat mengkaji kondisi tebing yang rentan longsor di wilayah Pecatu. Diantaranya ada di tebing pantai Labuan Sait atau padang-padang hingga ke kawasan Pura Goa Batu Metandal.
“Ini sangat diperlukan agar jangan sampai potensi tebing longsor berdampak pada keselamatan masyarakat maupun wisatawan yang beraktivitas di sekitar,” ujarnya sembari menambahkan kalau perkembangan akomodasi wisata kini kian mengarah dekat tebing.
“Sebelum penataan Pura Uluwatu usulan itu sudah pernah kami sampaikan. Kalau bisa karakteristik tebing yang rapuh agar dikaji. Itu sekitar tahun 2019 sudah kita sampaikan, semoga ini dapat dikaji agar jangan sampai kita heboh setelah kejadian,” pungkasnya. BWN-04































