Denpasar, baliwakenews.com
Terus berbenah untuk mencapai Warmadewa Unggul, Warmadewa Go Internasional pada 2034, Rekor Universitas Warmadewa ( Unwar), Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP., menargetkan 4 tahun ke depan Warmadewa bisa melaksanakan pengabdian pada 10 negara di wilayah Asia Tenggara.
Target tersebut tidak muluk-muluk, pasalnya dalam perangkingan saat ini berdasarkan versi UniRank, Unwar telah menjadi Perguruan Tinggi terbesar ke-4 di Bali setelah Perguruan Tinggi Negeri yang ada di Bali.
Lebih lanjut dikatakan Unwar yang sebentar lagi akan memasuki usia 40 tahun yang tidak muda lagi dan sudah dewasa, menyandang tersertifikasi baik oleh BAN PT maupun tersertifikasi oleh beberapa lembaga pensertifikasi baik di tingkat Perguruan tinggi maupun di tingkat prodi, serta tersertifikasi Iso 2021 tahun 2018.
“Universitas Warmadewa yang merupakan institusi swasta dibawah Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali ini betul-betul komitme untuk selalu meningkatkan mutu, meningkatkan kualitas sehingga lembaga pengsertifikasi akan kita song – song, kita akan laksanakan berbagai audit sehingga betul-betul Warmadewa dinyatakan layak sebagai sebuah perguruan tinggi swasta dibawah naungan LLDIKTI Wilayah VIII, ” ucapnya kepada awak media, Rabu 24 April 2024.
Selain itu Warmadewa ini setiap saat selalu berkembang, mulai dari beberapa fakultas, saat ini telah ada 9 fakultas yang ada di Warmadewa dan 28 program studi. “Kita ingin stakeholder kita menangkap apa yang mereka inginkan, sehingga kita setiap saat selalu menambah prodi sesuai kebutuhan masyarakat sehingga apa yang kita buat menjadi dambaan bagi mitra kita, bagi stakeholder kita dan Warmadewa akan mencapai apa yang dicita- citakan, ” tandasnya.
Sesuai dengan visi Warmadewa bermutu berwawasan ekowisata dan berdaya saing global 2034, Warmadewa sangat menjunjung tinggi beberapa hal yang bersifat lokal wisdom yang akan membawa Warmadewa bisa dikenal, bisa dicintai oleh masyarakat lokal, masyarakat nasional maupun masyarakat internasional. Sehingga dengan demikian Warmadewa bisa menerapkan good university goverment, jadi suatu universitas yang memiliki tata kelola terutama yang dipercaya oleh masyarakat.
Dengan demikian target Warmadewa, 4 tahun ke depan bisa meraih unggul dan berdaya saing di Asia Tenggara sangat mungkin untuk diraih dan capai dalam jangka waktu tidak terlalu lama.
“Target kita beberapa tahun ke depan adalah Warmadewa terakreditasi unggul, Warmadewa berdaya saing di Asia Tenggara sehingga harapannya 4 tahun ke depan Warmadewa melaksanakan Tri Dharma di 10 negara di Asia Tenggara. Itu dimulai dengan mewujudkan kelas internasional dimulai dengan English class tersertifikasi internasional, ” ungkapnya.
Memasuki usia ke 40 tahun yang merupakan usia yang sangat matang, pihaknya bakal melakukan berbagai inovasi dan terobosan guna mewujudkan visi Unwar Berdaya Saing Global Tahun 2034.
Salah satunya, dengan melakukan deklarasi kampus digital untuk menjawab perkembangan zaman. Sehingga memudahkan mahasiswa untuk mengakses pembelajaran dimanapun, kapanpun, dan setiap saat.
Dikatakan, nwar juga telah berkolaborasi dengan 48 negara di dunia. Kerjasama internasional ini terkait pembelajaran, kunjungan profesor, pertukaran mahasiswa, hingga join reset,” bebernya.
Wakil Rektor Bidang SDM, Keuangan, dan Operasional, Putu Ngurah Suyatna menambahkan, Unwar tengah melakukan persiapan di bidang sistem menuju Asean tahun 2027.
Menurutnya, terdapat lima sistem baru. Salah satunya sistem digital. September 2024 semuanya bakal paperless. Surat menyurat hingga tanda tangan nantinya berbasis digital.
“Output Unwar sangat familiar, dan diterima bekerja dimanapun. Baik itu instansi pemerintahan, swasta di tingkat lokal, maupun nasional. Bahkan, lulusan Unwar juga ada yang di luar negeri,” tandasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan, I Nyoman Sujana berharap dengan berbagai inovasi tersebut, Unwar bisa tetap eksis kedepannya.
“Keunggulan Prodi yang dimiliki Unwar, harapan kami akan menjadi pilihan bagi calon mahasiswa baru untuk melanjutkan di Warmadewa,” pungkas Sujana. BWN-03

































