Kereneng, baliwakenews.com
Kedatangan Persib Bandung ke Stadion Kapten I Wayan Dipta di pekan ke-23 Liga 1 Indonesia pada Senin 18 Desember 2023 malam membuat manajemen panen. Stadion yang selama ini sepi mendadak banjir penonton karena magnet dari Persib Bandung yang notabene musuh bebuyutan Serdadu Tridatu dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam laga bertajuk Super Big Match di pekan ke-23 itu, penonton yang hadir mencapai 10.607.
Manajemen Bali United nampaknya jeli melihat cara untuk mendatangkan suporter lebih banyak. Sebelum laga, manajemen untuk pertama kalinya menyiapkan tiket secara offline. Padahal, beberapa tahun belakangan, tiket offline sudah ditinggalkan dan beralih ke digital.
Cara tersebut cukup efektif mengangkat ketertarikan Semeton Dewata untuk hadir di stadion. Meskipun harga yang ditetapkan masih sama yakni Rp80 ribu untuk kelas ekonomi, serta Rp350 ribu untuk VIP, nyatanya tak mengendurkan niat suporter.
Jika dihitung-hitung, hasil penjualan tiket pada Senin malam hampir menyentuh Rp1 miliar. Kalau dikalkulasikan berdasarkan harga tiket paling rendah yakni Rp80 ribu dikalikan 10.607 orang, artinya penjualan kotor mencapai Rp848.560.000.
Tapi kembali lagi alasan penonton hadir langsung ke stadion yakni musuh yang dihadapi Bali United. Persib Bandung selama ini menjadi rival bebuyutan Serdadu Tridatu. Bahkan di media sosial, fans kedua tim selalu bersebrangan. BWN-06

































