Ratusan Truk Sampah Kepung Kantor Gubernur, Ini Tiga Tuntutan Swakelola Sampah Bali

Iklan Home Page

Denpasar, Baliwakenews.com

Ratusan truk sampah dari berbagai kabupaten/kota di Bali yang tergabung dalam Forum Komunikasi Swakelola Sampah Bali mengepung Kantor Gubernur Bali, Kamis (16/4), memprotes kebijakan pembatasan akses buang ke TPA Suwung. Massa menilai kebijakan tersebut berisiko memicu krisis sampah baru jika diterapkan tanpa kesiapan fasilitas pengganti.

Dipimpin Ketua Forum Komunikasi Swakelola Sampah Bali, Wayan Sunarta, aksi tersebut membawa tiga tuntutan utama kepada Pemerintah Provinsi Bali.

Pertama, massa meminta TPA Suwung tetap dibuka tanpa pembatasan pembuangan sampah sampai infrastruktur pengolahan alternatif benar-benar siap beroperasi.

Baca Juga:  Istimewa, Pentas Seni PMM 3 Unwar Mendapatkan Apresiasi Menteri PPPA Bintang Puspayoga

Kedua, mereka mendesak pemerintah melanjutkan revitalisasi TPA Suwung hingga fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) berfungsi optimal, sehingga transisi pengelolaan sampah tidak menimbulkan kekosongan layanan.

Ketiga, forum swakelola meminta Presiden RI turun tangan menyelesaikan persoalan pengelolaan sampah Bali secara menyeluruh, mengingat krisis sampah dinilai telah menjadi persoalan lintas daerah yang membutuhkan intervensi nasional.

“Kami minta jangan ada pembatasan sebelum solusi nyata tersedia. Kalau dipaksakan, sampah akan menumpuk di masyarakat,” tegas Wayan Sunarta di hadapan massa aksi.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Hadiri Shalat Ied Idul Fitri di Puspem Badung

Menurut para demonstran, pembatasan TPA tanpa kesiapan sistem pengolahan pengganti berpotensi menimbulkan efek domino serius, mulai dari penumpukan sampah di permukiman, meningkatnya risiko penyakit, hingga terganggunya citra pariwisata Bali.

Situasi sempat memanas sebelum akhirnya Gubernur Bali Wayan Koster menerima 10 perwakilan demonstran untuk melakukan rapat tertutup di Kantor Gubernur.

Baca Juga:  Buka Pameran UMKM Layang-Layang Expo 2021, Wagub Cok Ace Harap Gerakan Perekonomian

Forum swakelola juga memberi ultimatum: jika tuntutan tak direspons, mogok massal pengangkutan sampah siap dilakukan, yang dapat berdampak pada lumpuhnya layanan pengangkutan di sejumlah wilayah Bali.

Aksi ini menjadi penanda bahwa persoalan sampah Bali kini telah memasuki fase darurat dan menuntut solusi cepat, terukur, serta realistis dari pemerintah. BWN-05

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR