PKM Unwar Beri Pelatihan Pengawetan dan Pengolahan Telur di Kelompok Wanita Tani Kusuma Dewi Jembrana

Iklan Home Page

Jembrana, baliwakenews.com

Tim Program Kemitraan Masyarakat Universitas Warmadewa (PKM Unwar) memberikan pelatihan Pelatihan Pengawetan dan Pengolahan Telur di Kelompok Wanita Tani Kusuma Dewi, Dusun Segah Desa Asahduren Kecamatan Pekutatan Kabupaten Jembrana pada Sabtu 5 Juli 2025. PKM yang diketuai Ir. Ni Made Yudiastari, M.Si., memberdayakan kelompok wanita tani dengan memberikan pelatihan yang bermanfaat sesuai dengan potensi desa.

Bersama anggota tim Ir. Luh Suariani, M.Si dan Dr. Ni Made Ayu Suardani S,S.Tp.M.Si., Yudiastari memaparkan dasar pelaksanaan PKM adalah Pemberdayaan Masyarakat Desa yang diatur dalam UU RI Nomor 6 TaHUN 2014 tentang desa dimana disebutkan dalam BAB I Pasal 1 Nomor 8 yang isinya Pembangunan Desa adalah upaya peningkatan kualitas hidup dan kehidupan sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Desa, selanjutnya dikatakan juga bahwa Pemberdayaan Masyarakat Desa adalah upaya pengembangan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan, sikap, keterampilan, perilaku, kemampuan kesadaran serta memanfaatkan sumberdaya melalui penetapan kebijaan, program, kegiatan dan pendampingan yang sesuai dengan esensi masalah prioritas kebutuhan masyarakat.

Lebih lanjut diterangkan, Dusun Segah yang terletak di desa Asahduren berbatasan langsung dengan hutan Negara dan perkebunan (perusda). Sebagai salah satu dusun yang berbatasan langsung dengan hutan Negara, maka kehidupan masyarakat yang utama adalah dari bidang pertanian, dan juga bidang peternakan. Hasil utama yang dihasilkan disana adalah cengkeh, kelapa dan pisang. Lokasinya yang agak jauh dari keramain sehingga kegiatan hanya masyarakat sekitar daerah tersebut yang terlibat.

Sementara itu pemberdayaan Kelompok Wanita Tani yang beranggotakan 36 orang dan diketuai Ni Nengah Astini ini dilakukan mengingat peran para perempuan dalam era pembangunan sangat penting karena dianggap berada dalam usia produktif untuk menunjang berbagai aktivitas pembangunan diberbagai sektor pendidikan yang sekarang belum mendukung dan menciptakan para ibu rumah tangga untuk berpikir kreatif untuk mengembangkan dirinya agar menjadi perempuan yang berkualitas. “Pemerintah telah mengupayakan pemberdayaan perempuan dengan melibatkan berbagai pihak seperti Kementrian Perempuan, Lembaga perempuan, Perguaruan Tinggi termasuk BUMN untuk memfasilitsi pelatihan dan pembiayaan bagi pengembangan Perempuan,” ujar Yudiastari.

Baca Juga:  Bedah Politik Luar Negeri Indonesia Serentak di 10 Kota, Unwar Jadi Tuan Rumah di Bali

Salah satu pelatihan yang bermanfaat adalah dengan pemanfaatan sumber daya pedesaan seperti telur ayam dan telur itik. Telur adalah hasil ternak yang memiliki nilai gizi yang cukup tinggi karena mengandung zat-zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia karena mengandung asam-asam amino yang lengkap dan seimbang, vitamin serta mineral dan memilki daya cerna yang tinggi.

“Disamping memiliki nilai kelebihan telur juga memiliki kekeurangan yaitu mudah rusak,” ungkapnya.

Kerusakan telur dapat terjadi akibat menguapnya air dan karbon dioksida (CO2) yang terdapat dalam telur apabila disimpan dalam jangka waktu yang lama. Oleh karena itu perlu dilakukan suatu tindakan sehingga masa simpannya dapat diperpanjang.

“Disamping memiliki nilai gizi yang tinggi, akan tetapi telur memiliki masa simpan yang pendek, sehingga telur perlu penanganan yang lebih lanjut untuk memperpanjang masa simpan telur tanpa mengurangi nilai gizinya. Proses mengolah telur yang umum dilakukan adalah dengan pembuatan telur asin,” ucapnya.

Dengan metoda teknik asap dapat menciptakan rasa yang spesifik dan spesial yang mampu menarik hati konsumen. Program ini bertujuan buat mengembangkan nilai jual telur asin dan menghasilkan telur itik yang awet melewati prosedur pengasapan.

Pengasapan telur asin dikerjakan agar mengontrol persentase protein dan menambah usia penyimpanan (shelf life) telur asin. Proses pengasapan dilakukan setelah telur diasinkan dan direbus.

“Artinya telur tersebut diasap setelah direbus selama lebih kurang 1 jam di dalam tungku berbahan bakar sabut kelapa. Kelebihan telur asin asap dibanding telur asin rebus adalah : Warna lebih menarik coklat kehitaman, bau amis pada telur asin hilang, berbau khas asap apalagi bila menggunakan arang batok kelapa baunya harum manis, tahan lebih lama + 1 bulan dibanding telur asin rebus yang hanya tahan 1 minggu,” paparnya.

Baca Juga:  Tangkal Vape Sejak Dini, FKIK Unwar Turun ke Kampung SOS Tabanan Gelar Edukasi dan Cek Kesehatan Gratis

Selain itu telur asin yang diasapi dapat menghilangkan bau amis serta kadar air di dalam telur. Hasil penelitian mengatakan lama pengasapan 180 menit dapat memperpanjang masa simpan sampai hari ke 22 dan masih layak untuk dikonsumsi dan Interaksi lama pengasapan telur dengan interval waktu 120, 150, 180 menit dan lama simpan 14, 18, 22 hari tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap aspek organoleptik, warna lebih menarik coklat kehitaman, bau amis pada telur asin hilang, berbau khas asap dan masih layak untuk dikonsumsi karena total koloni bakteri masih di bawah Standar Nasional Indonesia (SNI). Adanya senyawa fenol dalam senyawa asap bersifat bakteriostatik yang tinggi sehingga menyebabkan bakteri tidak berkembang biak, fungisidal sehingga jamur tidak tumbuh. Pengasapan selama 8 jam dengan hasil analisis kadar protein 48,99%, kadar lemak, 45,52%, dengan daya simpan selama 37 hari.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan Tim PKM Unwar berupa pelatihan pengolahan pangan berbasis telur berupa pengolahan telur dan pemafaatan dari pengolalahan menjadi telur asap, mengingat di Banjar Segah Desa Asahduren masyarakat belum mengetahui cara pengolahannya. “Telur ayam dan telur itik dengan sedikit sentuhan teknologi akan menjadi lebih berkualitas dan memiliki daya simpan yang lama,” ujarnya.

Ibu – ibu di Kelompok Wanita Tani Kusuma Dewi biasanya membuat olahan telur hanya direbus atau digoreng secara sederhana. Oleh sebab itu dipandang perlu untuk memberikan pengetahuan tambahan kepada anggota kelompok agar mampu meningkatkan keterampilan dan wawasan dalam mengelola sumber daya alam setempat serta memiliki jiwa kewirausahaan, dan mampu membuka peluang usaha yang berhubungan dengan kondisi wilayah.

Baca Juga:  Disebut Pembohong, Warga Buleleng Main Tebas

“Dengan diberikan kegiatan pelatihan teknologi pengolahan telur asap kami harapkan masyarakat mampu memproduksi dan memasarkan produk olahannya. Peserta pelatihan juga kami berikan pengetahuan mengenai manajemen kerja, managemen usaha, strategi pemasaran dan teknik pengemasan sehingga mampu mengatur waktu dan menjalankan usaha dengan sebaik mungkin, dengan demikian mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga,” kata Yudiastari.

Proses mengolah telur asin dengan teknik asap dapat menciptakan rasa yang spesifik dan spesial yang mampu menarik hati konsumen. Program ini bertujuan buat mengembangkan nilai jual telur asin dan menghasilkan telur yang awet melewati prosedur pengasapan.

Dikatakan tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah 1) memberi kesempatan dosen untuk berkegiatan diluar kampus (IKU 3) dimana dalam hal ini dosen akan mendapat kesempatan untuk menerapkan ilmu dan hasil hasil penelitian dikampus. Ilmu atau hasil penelitian dosen akan diberikan kepada masyarakat dalam bentuk penyuluhan dan praktek secara langsung, 2) memberi kesempatan mahasiswa berkegiatan diluar kampus (IKU 2), dimana pada kegiatan ini mahasiswa akan melaksanakan kegiatan diluar kampus selama 8 bulan dengan merecognisi 6 SKS yaitu mata kuliah Teknologi Pakan Ternak (3 SKs) dan Limbah untuk pakan ternak (3 SKS) sehingga total mahasiswa akan berkegiatan selama 272 jam, dimana mahasiswa akan membantu kegiatan dan mempraktekan apa yang dikerjakan dalam kegiatan pengabdian ini, 3) membantu masyarakat dalam memecahkan solusi permasalahan dibidang pengolahan telur dan mengembangkan nilai jual telur asin dan menghasilkan telur yang awet melewati prosedur pengasapan.

“Informasi selengkapnya dapat dilihat pada website www.warmadewa.ac.id”. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR