Penuhi Kebutuhan Pokok, Putri Koster Sebut Jagung Sebagai Alternatif

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com
Dalam memenuhi kebutuhan pokok, sudah saatnya masyarakat Bali tidak bergantung kepada beras sebagai sumber karbohidrat. Apalagi Bali sedang panen raya jagung. Itu dapat menjadi alternatif pengganti nasi. Demikian dikatakan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Putu Putri Suastini Koster pada Senin (4/5) di Gedung Bali TV, Jl. Kebo Iwa 63A, Denpasar Barat. Ia mencontohkan, warga di Desa Sembiran, Buleleng, menjadikan singkong sebagai makanan utama.

Mengambil hikmah dari Covid-19, ia mengajak masyarakat untuk tetap kreatif. “Kita tidak tahu apa yang akan terjadi ke depan, dengan menanam tumbuhan sayur dan bumbu dapur misalnya, kita sudah membantu menghemat keuangan keluarga,” jelasnya yang saat itu didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Klungkung, Ayu Suwirta. Dengan begitu, masyarakat hanya memikirkan makanan pokok saja, seperti beras, yang segera akan dibagikan oleh pemerintah.

Baca Juga:  Wali kota Denpasar Buka Lomba Makendang Tunggal Pengipuk Kebyar Duduk HUT ST. Yowana Madhyasta

Selain kreatif memanfaatkan lahan di rumah, pejabat yang juga sastrawan ini juga mengajak masyarakat terutama ibu-ibu untuk menjadikan kreatifitas itu sebagai virus yang positif. “Jika kita berhasil mengubah halaman kita, kita ajak tetangga kiri kanan untuk melakukan hal yang sama, saya yakin tidak lama lagi pekarangan rumah menjadi hijau dan bermanfaat,” jelasnya. Langkah ini juga dapat dimanfaatkan untuk berbagi bersama orang sekitar.

Baca Juga:  Pembentukan dan Pembinaan Relawan Pemadam Kebakaran di Badung

Di masa pandemi Covid-19 ini, ia mengajak masyarakat untuk tetap berkontribusi dengan mematuhi imbauan pemerintah dengan berdiam diri di rumah. “Mari kita diam di rumah dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat juga,” tandasnya. Sementara, Ayu Suwirta menyatakan, dukungan PKK Provinsi Bali kepada kader di daerah kian terasa.

Baca Juga:  Bali United Pindah Kandang, Ini yang Dirasakan Sang Pelatih

Seperti di Kecamatan Banjarangkan, dari empat rumah contoh saat ini sudah berkembang menjadi 13, dan diupayakan bisa terus bertambah sehingga ke depan ibu-ibu sudah bisa memenuhi kebutuhan dapur secara mandiri. “Contohnya di Nusa Gede juga, sudah menafaatkan dana desa sehingga masyarakat sudah mulai menanam tumbuhan bermanfaat di 15 desa,” terangnya. BW-06

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR