Mangupura, baliwakenews.com
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mulai dipadati penumpang menjelang periode libur panjang Lebaran 2026. Bandara yang menjadi pintu gerbang utama Bali itu kini melayani lebih dari 66 ribu penumpang dalam sehari, menandai mulai bergeliatnya mobilitas udara menuju Pulau Dewata.
Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, mengungkapkan hingga 15 Maret 2026 jumlah penumpang tercatat mencapai 66.636 orang. Angka tersebut meningkat sekitar 21,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Pergerakan penumpang tersebut terdiri dari 28.676 penumpang domestik dan 37.960 penumpang internasional,” ujarnya, Senin (16/3/2026).
Dari jumlah tersebut, penerbangan domestik mencatat 15.854 penumpang datang dan 12.822 penumpang berangkat. Sementara untuk penerbangan internasional, sebanyak 17.542 penumpang tiba di Bali dan 20.418 penumpang tercatat berangkat.
Lonjakan mobilitas juga terlihat dari pergerakan pesawat. Pada 15 Maret saja tercatat 415 pergerakan pesawat, meningkat sekitar 19,9 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 346 pergerakan.
Rinciannya, penerbangan domestik mencapai 203 pergerakan pesawat, sedangkan penerbangan internasional sebanyak 212 pergerakan.
Beberapa rute tercatat menjadi jalur paling sibuk selama periode awal Posko Angkutan Lebaran. Untuk penerbangan domestik, rute Jakarta (CGK) mendominasi dengan 81 pergerakan pesawat, disusul Surabaya (SUB) sebanyak 30 pergerakan dan Lombok (LOP) sebanyak 20 pergerakan.
Sementara pada rute internasional, Singapura (SIN) menjadi tujuan paling ramai dengan 32 pergerakan pesawat. Setelah itu diikuti Kuala Lumpur (KUL) sebanyak 30 pergerakan dan Perth (PER) sebanyak 23 pergerakan.
Guna mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang, maskapai juga menambah penerbangan tambahan atau extra flight. Pada 15 Maret tercatat lima penerbangan tambahan, terdiri dari empat penerbangan rute Jakarta dan satu penerbangan rute Surabaya.
Secara kumulatif selama tiga hari pertama Posko Angkutan Lebaran, yakni 13 hingga 15 Maret 2026, Bandara Ngurah Rai telah melayani 188.655 penumpang. Jumlah ini meningkat sekitar 12,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 167.078 penumpang.
Dari total tersebut, sebanyak 78.388 penumpang merupakan penerbangan domestik, sedangkan 110.267 penumpang berasal dari penerbangan internasional.
Rata-rata pergerakan penumpang selama tiga hari terakhir mencapai 62.885 orang per hari, lebih tinggi dibandingkan rata-rata tahun lalu yang berada di angka 60.436 penumpang per hari.
Sementara itu, total pergerakan pesawat selama tiga hari mencapai 1.192 pergerakan, meningkat sekitar 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 1.064 pergerakan.
Selama periode tersebut, rute Jakarta–Bali masih menjadi jalur domestik tersibuk dengan 232 pergerakan pesawat, diikuti Surabaya sebanyak 81 pergerakan dan Lombok sebanyak 60 pergerakan.
Untuk penerbangan internasional, rute Singapura tetap mendominasi dengan 95 pergerakan pesawat, disusul Kuala Lumpur sebanyak 84 pergerakan dan Perth sebanyak 66 pergerakan.
Selain itu, selama tiga hari pelaksanaan posko juga tercatat 17 penerbangan tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Seluruh extra flight tersebut berasal dari rute domestik, yakni Jakarta sebanyak 12 pergerakan dan Surabaya sebanyak lima pergerakan.
“Peningkatan trafik ini menunjukkan tingginya mobilitas penumpang menuju dan dari Bali menjelang periode libur panjang, sekaligus menandakan mulai bergeliatnya arus perjalanan udara pada musim mudik dan liburan tahun ini,” pungkas Eka Sandi. BWN-04





























