Navigasi Digital Tanpa Kenali Medan, Pickup Bermuatan Terguling di Tanjakan Goa Gong

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenewa.com

Jalur tanjakan curam Jalan Goa Gong, Jimbaran, kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan pengendara saat melintas di medan ekstrem. Sebuah mobil pickup bermuatan papan gypsum terguling di depan akses masuk Pura Goa Gong, Kecamatan Kuta Selatan, Senin (2/2/1026) pagi, setelah kendaraan tidak kuat menanjak dan mundur tak terkendali.

Kecelakaan tunggal tersebut terjadi saat pickup Daihatsu Grand Max bernomor polisi BE 8086 AMF mengangkut material gypsum dari Sesetan, Denpasar, menuju Ungasan. Meski insiden sempat mengganggu arus lalu lintas, tidak ada korban jiwa maupun luka serius. Pengemudi, M. Rozid Mantri Saputra asal Banyuwangi, dilaporkan selamat dan kendaraan hanya mengalami kerusakan ringan.

Baca Juga:  Jaga Denpasar Zero Kasus Rabies, Distan Denpasar Secara Berkelanjutan Laksanakan Vaksinasi Rabies

Kanit Lantas Polsek Kuta Selatan, AKP Ida Bagus Suardika, menjelaskan bahwa pengemudi mengandalkan aplikasi navigasi digital tanpa memahami karakteristik jalur Goa Gong yang dikenal memiliki tanjakan tajam dan menuntut kondisi kendaraan prima, terutama bagi kendaraan bermuatan.

“Pengemudi mengaku tidak mengetahui medan yang akan dilalui. Saat di tanjakan, kendaraan tidak kuat menanjak, mundur, lalu terguling di badan jalan,” ujarnya.

Menurut Suardika, kondisi serupa kerap menjadi penyebab kecelakaan di ruas tersebut. Jalur Goa Gong memang sering dilewati pengendara dari luar daerah yang belum familiar dengan medan, sehingga berisiko tinggi jika hanya mengandalkan petunjuk aplikasi tanpa pertimbangan teknis kendaraan.

Baca Juga:  Awal Masuk Kerja dengan Tatanan Kenormalan Baru, ASN Badung Lakukan Ini

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas untuk mencegah kemacetan. Proses evakuasi kendaraan selesai sekitar pukul 13.00 Wita dan arus lalu lintas kembali normal.

Dalam kejadian ini, kepolisian tidak memberlakukan sanksi tilang. Pendekatan edukatif dipilih dengan memberikan imbauan langsung kepada pengemudi.

“Kami tidak melakukan penindakan. Yang kami tekankan adalah edukasi, agar pengendara memastikan kendaraan layak jalan dan memahami medan sebelum melintas, khususnya di jalur tanjakan ekstrem,” tegas Suardika.

Baca Juga:  Rakor Program Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Tahun 2025 oleh KPK RI

Polisi mengimbau pengguna jalan, terutama kendaraan bermuatan berat, untuk lebih selektif memilih rute dan mempertimbangkan jalur alternatif demi keselamatan. Jalur Goa Gong sendiri tercatat sebagai salah satu titik rawan kecelakaan di wilayah Kuta Selatan yang membutuhkan kewaspadaan ekstra dari seluruh pengguna jalan. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR