Tabanan, baliwakenews.com
KONI Tabanan tetap optimis menyiapkan Porprov Bali 2025 meskipun di tengah keterbatasan anggaran. Dalam proses kegiatan olahraga sepanjang tahun 2025, KONI Tabanan hanya mendapat bantuan hibah sebesar Rp 3,6 miliar.
Dengan kondisi seperti itu, KONI Tabanan tak mau muluk-muluk dan hanya menatap papan tengah saat Porprov Bali 2025 mendatang.
Ketua Umum KONI Tabanan, I Made Nurbawa saat dikonfirmasi Selasa 1 April 2025 mengatakan nominal Rp 3,6 miliar tersebut sudah termasuk persiapan Porprov Bali di dalamnya.
“Tetap optimis meski hanya papan tengah. Pertimbangan itu hasil pemetaan potensi prestasi, anggaran, serta siklus pembinaan,” kata Nurbawa.
Soal estimasi medali emas, Tabanan mematok 20 keping dari 30 cabang olahraga yang diikuti. Jumlah tersebut diprediksinya sudah menduduki peringkat lima atau enam. Untuk merealisasikan itu, Tabanan memiliki cabang olahraga unggulan seperti wushu, dancesport, petanque, balap sepeda, rugby putri, pencak silat, biliar, judo, serta muaythai dengan kekuatan kontingen 200 atlet. “Waktu Porprov Bali 2022 Tabanan meraih 23 emas,” paparnya.
Terkait bantuan hibah dari Pemkab Tabanan, menurut Nurbawa nominal itu jauh dari realisasi dimana pengajuan sebelummya sebanyak Rp 16 miliar. Namun dibandingkan dengan Porprov Bali 2022, bantuan yang diterima saat ini lebih banyak Rp 1,6 miliar.
“Waktu Porprov Bali 2022 dibantu Rp 2 miliar. Tetapi saat itu baru saja selesai pandemi,” bebernya.
Menurut Nurbawa, berapapun dibantu pihaknya tetap mensyukuri yang ada. Hanya saja ada perencanaan program yang tidak berjalan. Misalnya pembinaan intensif seperti desentralisasi dan sentralisasi.
“Bahkan untuk memulai Pelatda baru bisa dimulai tiga bulan sebelum porprov,” tandasnya. BWN-06
































