Bawang Merah dan Putih di Tabanan Melonjak Jelang Galungan

Iklan Home Page

Tabanan, baliwakenews.com

Harga bawang merah dan bawang putih di Tabanan melonjak signifikan jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan 2026. Kenaikannya menginjak hingga 36 persen.

Berdasarkan data yang diperoleh di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tabanan hasil monitoring harga pasar di minggu kedua, bawang putih naik hingga 36 persen, sementara bawang merah meningkat 20 persen.

Harga bawang putih tercatat naik dari Rp 33.000 per kilogram menjadi Rp45.000 per kilogram. Sedangkan bawang merah naik dari Rp40.000 menjadi Rp48.000 per kilogram. Kenaikan ini menjadi yang paling menonjol di tengah fluktuasi harga bahan pokok lainnya.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Hadiri Gladi Resik Mebarung Gamelan Gong Kebyar Duta Abiansemal

Kepala Disperindag Tabanan, I Gede Sukanada saat dikonfirmasi Selasa 9 Juni 2026 mengungkapkan kenaikan bawang putih dipengaruhi faktor eksternal.

“Bawang putih merupakan komoditas impor, sehingga kenaikannya sangat dipengaruhi oleh pelemahan nilai rupiah,” ujar Sukanada.

Selain bawang, sejumlah komoditas sayuran juga mengalami kenaikan akibat menurunnya produksi di tingkat petani. Kol atau kubis naik dari Rp 8.000 menjadi Rp 10.000 per kilogram, sawi putih dari Rp 12.000 menjadi Rp 14.000, sayur hijau dari Rp 8.000 menjadi Rp 10.000 per kilogram.

Baca Juga:  Pemkab Tabanan Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Kediri

Kemudian tomat dari Rp 10.000 menjadi Rp 14.000 per kilogram, kentang dari Rp 15.000 menjadi Rp 16.000 per kilogram.

“Di tengah kenaikan tersebut, sejumlah komoditas ada yang mengalami penurunan harga seperti diantaranya kelapa, cabai merah keriting, kencur, dan udang segar,” bebernya.

Kelapa turun dari Rp 11.000 menjadi Rp 9.000 per butir, cabai merah keriting dari Rp 65.000 menjadi Rp 60.000 per kilogram, kencur dari Rp 50.000 menjadi Rp 42.000, dan udang segar dari Rp 80.000 menjadi Rp 70.000.

Menurut Sukanada, penurunan harga ini disebabkan oleh meningkatnya produksi dan pasokan di pasaran.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Apresiasi Kekompakan Pesemetonan Jro Gede Tajen

“Komoditas seperti kelapa, cabai keriting, kencur, dan udang turun karena produksinya meningkat,” tegasnya.

Sementara itu, harga bahan pokok lainnya seperti beras, gula, minyak goreng, daging, dan telur ayam relatif stabil dibandingkan minggu sebelumnya.

Dia menambahkan, kenaikan harga menjelang Galungan merupakan pola yang kerap terjadi akibat meningkatnya permintaan masyarakat, khususnya pada komoditas bumbu dapur dan sayuran. BWN-06

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR