Pacung, baliwakenews.com
Di wilayah Bali utara terdapat lokasi melukat dan melakukan persembahyangan yang kerap didatangi bagi umat Hindu. Tempat tersebut bernama Pura Segara Taman Beji Ponjok Batu.
Pura Ponjok Batu yang berlokasi di Desa Pacung, Kecamatan Tejakula, sudah dikenal luas oleh masyarakat Buleleng. Tak hanya sebagai lokasi melukat atau membersihkan diri secara sekala dan niskala, Pura Ponjok Batu termasuk Pura Dang Kahyangan.
Tempat melukat di lokasi tersebut bernama Pura Segara Taman Beji. Dan sebagian masyarakat percaya, jika dengan melukat di Pura Segara Taman Beji bisa menyembuhkan berbagai penyakit dan mendapatkan rezeki. Tak hanya itu, di Pura Segara Taman Beji memiliki keunikan, salah satunya terdapat lima sumber mata air yang disebut Panca Tirta.
Pengempon Pura Ponjok Batu, Mangku Nengah Widi mengatakan, Pura Segara Taman Beji banyak didatangi oleh umat Hindu di Bali untuk sembahyang sekaligus melukat di sumber mata air tersebut. Dikatakan mata air itu berada tepat di areal pesisir pantai.
“Tidak hanya umat Hindu, banyak wisatawan mancanegara yang berwisata ke sini juga melakukan persembahyangan sekaligus melukat,” ungkapnya, beberapa waktu lalu.
Mangku Nengah Widi menyebutkan banyak orang yang datang melukat mempunyai berbagai tujuan. Salah satu tujuan yang kerap diungkapkan adalah untuk nunas ubad atau nunas tamba (meminta obat) akibat mengalami sakit non medis.
“Biasanya masyarakat (Pemedek) yang melukat ke sini untuk meminta keselamatan, mensucikan diri dan kesembuhan,” tutur Mangku Nengah Widi.
Lebih lanjut, Mangku Nengah Widi juga menyampaikan pemedek yang ingin melukat di Pura Segara Taman Beji Ponjok Batu tidak dipungut biaya. Umat cukup membawa banten pejati, kelungah nyuh gading dan bunga berjumlah ganjil. BWN-03


































