Denpasar, baliwakenews.com
Fuji Japanese Language School (FJLS) adalah salah satu lembaga pendidikan Bahasa dan Budaya Jepang di Denpasar yang mencari dan menyalurkan tenaga kerja potensial di Indonesia untuk magang atau bekerja di Jepang. Sejak berdiri Agustus 2001 lalu, lembaga ini sudah banyak mengantarkan siswanya diterima magang dan bekerja di negeri Sakura. Dalam rangkain tersebut pula, Kamis (28/7) FJLS mendapat kunjungan langsung dari lembaga penerima atau Kumiai (Keiei Network) dan perusahaan di Jepang (Mitani Sekisan no Pairu Jigyo).
Adapun perwakilan lembaga penerima dan perusahaan tersebut yaitu Hada Shigehiro dan Yamamoto Shigeru serta Fukishima Makoto. Kehadiran mereka diterima langsung Kepala Sekolah FJLS Musrifa SE bersama beberapa guru dan manajemen selolah serta para siswa FJLS. Selain melakukan meninjau dan melihat kondisi sekolah, mereka juga melakukan interview langsung terhadap 30 siswa yang ingin magang dan bekerja di Jepang.
Kepala Sekolah FJLS, Musrifa SE ditemui di sela-sela kunjungan tersebut memaparkan, kegiatan tersebut merupakan sesi perkenalan dengan pihak lembaga penerima dan perusahan di Jepang. Dimana Perusahaan yang datang tersebut ingin mendapat tenaga kerja dari para siswa yang belajar di FJLS. “Nama perusahan ini yaitu Mitani Sekisan no Pairu Jigyo didampingi dua Kumiai yaitu Keiei Network yang kantor mereka berada di Nagoya Jepang,” ujarnya.
Setelah pandemi panjang mereka ingin datang ke sekolah tersebut untuk bertatap muka dan bertemu langsung serta berkenalan dengan para siswa dan guru. Dalam kesempatan tersebut, mereka juga akan mengambil 10 siswa FJLS untuk dibawa sebagai tenaga magang di Jepang. Lebih jauh dipaparkan, FJLS sendiri adalah lembaga pembelajaran bahasa dan Budaya Jepang yang membantu para siswanya untuk bisa magang dan bekerja di Jepang. “Lembaga kami memberikan pembelajaran Bahasa Jepang tepat guna yang ingin menembus lowongan tenaga kerja di Jepang. Kami memiliki 4 program untuk dunia kerja di Jepang,” ungkapnya.
Empat program dimaksud yaitu, pertama program pemagangan, anak- anak kuliah di semster akhir, program engineering dan program untuk mereka yang sudah memiliki sklil sebelum berangkat ke Jepang. Latar belakang berdirinya lembaga ini sambung dia karena begitu banyaknya permintaan tenaga kerja di Jepang. Dimana saat ini Jepang boleh dibilang kekurangangan usia produktif. Sedangkan di Indonesia adalah kebalikannya dari kondisi tersebut. FJLS sendiri berdiri di Bulan Agustus tahun 2001. Namun pihaknya sudah bisa menghasilkan banyak siswa siswa yang sudah bisa menembus dunia kerja di Jepang.
“Untuk program pemagangan kami menggandeng LPKSO bernama Putra Harapan Bangsa yang pusatnya di Bandung. Kami bersinergi untuk dapat mengirimkan tenaga magang dari lembaga kami,” jelasnya dengan harapan ke depan akan lebih banyak menghasilkan tenaga produktif yang mempunyai skil dan mampu bersaing di dunia kerja di Jepang.
Selain kunjungan kali ini, ke depan kata dia di Bulan Januari dan April juga akan ada kunjungan untuk menjaring atau rekrutmen tenaga engineering atau teknis. Sebelum itu bulan September ini juga pihaknya akan kedatangan perusahaan dari pengelola Panti Jompo di Jepang yang ingin mengambil tenaga kerja di Bidang Perawat.
“Kepada masyatakat atau generasi muda yang ingin berkarir dan mendapat pekrrjaan di Jepang bisa menhubungi kami di FJLS yang berlokasi dj Jalan Tukad Musi I Timur no 7 Denpasar,” bebernya sembari menambahkan untuk program magang atau semacam training yang dibayar lama waktunya adalah 3 tahun. Sedangkan Kalau mereka ikut program TG atau kerja, kontrak kerjanya yaitu 5 tahun. “Mereka juga menerima orang yang punya skil. Untuk Pemula yang bukan eks magang juga bisa menembus tenaga kerja di Jepang tanpa melalui magang asalkan bisa memenuhi persyaratan yang disyaratkan pihak jepang,” imbuhnya.
Dicontohkannya untuk program engineering ijasah dari indonesia seperti tehnik mesin atau elektro sudah diakui. TInggal menambah bahasanya saja. “Mereka bisa mencari lowongan pekerjaan di Jepang bagi yang belum mampu berbahasa jepang bisa belajar di kami,” pungkasnya. BWN-04
































