Krisis BBM, Staf Badung Bersepeda Ke Kantor

Iklan Home Page

Mangupura, Baliwakenews.com – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Denpasar dan Badung tak Lantas menyurutkan semangat para aparatur sipil dan staf pemerintahan untuk tetap berdedikasi melayani masyarakat.

Di tengah krisis energi lokal yang memaksa warga mengular panjang hingga kehabisan pasokan bensin, muncul kisah penuh inspirasi dari kompleks Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung Mangupraja Mandala, Sempidi.

Adalah Ni Nyoman Muliartini, atau yang akrab disapa Della (47), seorang staf wanita dari Bagian Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Badung. Di saat kelangkaan BBM membuat banyak orang pasrah dan terhambat mobilitasnya, Della memilih “putar otak” demi memastikan tugas operasionalnya di kantor tidak terbengkalai.

Kisah perjuangan Della bermula ketika kendaraan pribadinya kehabisan bensin saat menyusuri jalanan Badung. Dua hari berturut-turut berburu BBM tanpa hasil, ia bahkan terpaksa meninggalkan mobilnya yang mati total di toko Calndys, tak jauh dari Gerana, Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal.Tak berhenti di situ, ikhtiar Della berlanjut hingga subuh demi mendapatkan BBM.

Baca Juga:  Kabid Gedung dan Sarpras Disdikpora Badung Meninggal

Kemarin kami mengantre BBM luar biasa di SPBU Gerana. Karena bensin benar-benar habis, mobil terpaksa saya titipkan di salah satu toko dekat sana. Lalu tadi pagi jam 04.30 WITA saya kembali lagi mencoba peruntungan ke SPBU di Gerana, tapi akhirnya tetap tidak dapat karena pasokan minyak kosong,” tutur Della menceritakan perjuangannya.

Meski kendaraan roda empat dan roda duanya terhenti akibat krisis BBM, Della menyadari bahwa tanggung jawab pekerjaannya di Bagian Komunikasi Pimpinan Setkab Badung tidak bisa ditunda. Ia memiliki agenda penting yang harus disusun dan dikawal langsung di Puspem Badung.

Baca Juga:  Heboh Dugaan Ancaman Penyerangan di Jimbaran, Polisi Tegaskan Tak Ada Keributan

Dengan tekad bulat dan antusiasme kerja yang membara, perempuan tangguh berusia 47 tahun ini mengambil keputusan berani yakni mengayuh sepeda kayuh dari kediamannya di Banjar Sangut, Desa Carangsari, Kecamatan Petang, menuju kantornya di Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi.

Jarak tempuh puluhan kilometer yang memakan waktu hingga 1,5 jam perjalanan bersepeda tidak menyurutkan langkahnya. Mengarungi jalanan menanjak dan berliku dari pelosok Petang hingga Sempidi, Della membuktikan bahwa dedikasi pekerjaan mampu melampaui keterbatasan fisik maupun kondisi krisis BBM.

“Karena saya ada tugas untuk mengagendakan agenda pimpinan, jadi saya harus tetap kerja ke Puspem Badung meskipun harus menempuh jarak 1,5 jam mengayuh sepeda ini. Saya antusias sekali karena semangat kerja saya,” ujar Della dengan senyum mengembang usai menempuh perjalanan jauhnya.

Baca Juga:  Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kematian WN Australia dan 2 Anaknya di Legian

Aksi tangguh perempuan 47 tahun ini tak pelak menyentuh hati rekan-rekan sejawatnya di Puspem Badung.

Sambil mengepalkan tangan penuh optimisme, Della membagikan pesan bernada motivasi untuk generasi muda dan para pegawainya yang berusia lebih muda agar tidak mudah menyerah oleh keadaan.

“Semangat yang bujang-bujang, yang rumahnya dekat! Semangat ya, jangan mau kalah sama saya yang sudah berumur 47 tahun ini. Terima kasih, tetap semangat!” pungkas Della. BWN-05

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR