Singaraja, Baliwakenews.com
Gubernur Bali, Wayan Koster meninjau langsung progres lanjutan pembangunan Taman Teknologi Turyapada Tower Komunikasi Bali Smart 6.0 Kerthi Bali di Desa Amerta Sari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Sabtu 7 Pebruari 2026. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan proyek strategis daerah tersebut berjalan sesuai target dan siap beroperasi penuh pada akhir 2026.
Koster menegaskan, Turyapada Tower bukan sekadar menara komunikasi, melainkan pengungkit transformasi Bali Utara menjadi pusat teknologi, pendidikan, dan konektivitas digital, sekaligus instrumen pemerataan pembangunan Bali secara menyeluruh.
“Turyapada Tower adalah proyek strategis daerah. Ini dirancang untuk mendorong kemajuan Bali Utara, tidak hanya dari sisi teknologi, tetapi juga pariwisata dan ekonomi masyarakat,” tegas Koster.
Salah satu fokus peninjauan adalah pembangunan jalur gondola yang akan menghubungkan kawasan menara dengan area alam di bawahnya. Gondola ini dirancang menjadi daya tarik utama dengan suguhan panorama khas Bali Utara, mulai dari laut, perbukitan, kawasan hutan, hingga bentang alam Danau Buyan, Danau Tamblingan, dan Danau Beratan.
Selain gondola, Koster juga memantau tahap kedua pembangunan kawasan Turyapada, yang meliputi penyelesaian akses jalan dari shortcut menuju terminal utama, pembangunan area parkir berkapasitas hingga 200 kendaraan roda empat, terminal gondola, taman wisata, area camping, ruang komunal, sentra UMKM, serta fasilitas restoran.
Penyelesaian interior menara turut menjadi perhatian, khususnya tahap akhir Ruang Konferensi dan Ballroom yang diproyeksikan menjadi fasilitas penunjang kegiatan berskala nasional hingga internasional.
Peninjauan tersebut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Bali, Dewa Made Mahadnyana, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bali Gede Pramana, serta Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali IB Surja Manuaba, sebagai bentuk dukungan lintas perangkat daerah terhadap kelancaran proyek ini.
Proyek Turyapada Tower ditargetkan rampung pada Agustus 2026 dan mulai beroperasi penuh pada akhir 2026.
Keberadaan kawasan Turyapada Tower diharapkan menjadi ikon wisata baru Bali Utara sekaligus magnet bagi wisatawan domestik dan mancanegara yang mengedepankan konsep wisata berbasis teknologi, edukasi, dan kelestarian alam.
Pemerintah Provinsi Bali optimistis, hadirnya Turyapada Tower akan mendorong Bali Utara tumbuh sebagai pusat ekonomi baru yang berdaya saing, sejalan dengan visi pembangunan Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Bali Era Baru. BWN-03

































