Denpasar, Baliwakenews.com
Porprov Bali XVI telah dipastikan digelar pada tahun 2025 mendatang. Dengan jarak waktu dua tahun itu, KONI Denpasar telah memiliki rancangan untuk mematangkan para patriot olahraga mereka. Dua agenda yang akan diprioritaskan sembari menunggu Porprov Bali itu yakni kegiatan Bimtek dan Diklat pelatih.
Hal itu ditegaskan Ketua Umum KONI Denpasar, Ida Bagus Tony Astawa saat dikonfirmasi terkait perkembangan dunia olahraga Denpasar. “Kita semua tahu Porprov Bali selanjutnya yakni di tahun 2025. Nah dengan jarak waktu itu, kami akan tambah kuantitas atau frekuensi kegiatan Diklat dan Bimtek pelatih,” tegas Ida Bagus Tony Astawa, Minggu (2/4).
Lanjut pria yang karib disapa Gus Tony ini, Diklat dan Bimtek itu tentunya akan mengundang narasumber yang kompeten dan expert di bidangnya masing-masing. Dicontohkannya seperti mengundang pihak dari Kemenpora maupun KONI Pusat sebagai pembicara atau narasumber.
“Harapan kami dengan frekuensi yang banyak dari Bimtek maupun Diklat dapat menambah ilmu serta hal baru para pelatih Denpasar yang nantinya bisa diterapkan kepada anak didik mereka. Karena tujuannya satu, yakni prestasi meningkat di Porprov Bali 2025 mendatang,” tegasnya kembali.
Selain Bimtek dan Diklat itu, Gus Tony juga menyinggung soal rapat kerja anggota yang telah dilakukan pada Sabtu (1/4) lalu di Gedung Sewakadharma Denpasar, Lumintang. Dalam raker itu, KONI Denpasar menguatkan sinergitas dengan anggota cabor terutama out put untuk Porprov Bali 2025.
Dan juga Raker tersebut amanat sesuai AD/ART KONI Denpasar dimana minimal dalam satu tahun harus melaksanakan rapat kerja anggota. “Dalam raker kemarin, kami turut membantu atlet Denpasar yang nantinya mewakili Bali di ajang Pra-PON untuk PON 2024 mendatang. Selain itu pantau juga perkembangan atlet Denpasar untuk SEA Games 2023 di Kamboja nanti,” tandas Gus Tony. BWN-06


































