Mangupura, baliwakenews.com
Cukup lama belum beroperasi, keberadaan Rumah Sakit Umum (RSU) Giri Asih di Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, menjadi perhatian Dewan Badung. Untuk memastikan penyebab terhambatnya operasional rumah sakit itu, Komisi IV DPRD Badung melakukan peninjauan lapangan, Rabu (8/10).
Ketua Komisi IV, I Nyoman Graha Wicaksana, memimpin kunjungan lapangan tersebut. Ia didampingi anggota Ni Luh Putu Sekarini, I Gede Suraharja, I Made Suwardana, dan I Wayan Joni Pergawa. Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Badung, dr. Made Padma Puspita, serta Direktur RSU Giri Asih, dr. Ni Luh Ayu Ketut Ratnawati.
Graha Wicaksana mengatakan, kunjungan ini dilakukan untuk menggali lebih dalam kendala yang menyebabkan rumah sakit belum bisa beroperasi, meski manajemen baru telah ditetapkan sejak 1 September lalu. Salah satu kendala utama, katanya, adalah status lahan rumah sakit yang masih milik Pemerintah Provinsi Bali.
“Kami harap pemerintah daerah melalui Bupati dan Ketua DPRD bisa mengusulkan agar lahan provinsi ini dihibahkan ke Pemkab Badung. Kalau masih izin pakai, setiap lima tahun akan diperpanjang. Ini menghambat proses akreditasi dan operasional rumah sakit,” jelasnya. Ia menambahkan, pihaknya akan terus mendorong agar RSU Giri Asih dapat bekerjasama dengan BPJS pada 2026 mendatang.
Kepala Dinas Kesehatan Badung, dr. Made Padma Puspita, menjelaskan bahwa proses operasional RSU Giri Asih sudah berjalan sesuai tahapan regulasi. “Sejak 1 September sudah ada direktur definitif. Tapi rumah sakit tidak bisa langsung beroperasi karena harus memenuhi syarat SDM dan administrasi, termasuk izin lingkungan dan sarana prasarana,” terangnya.
Menurutnya, kebutuhan tenaga medis spesialis sudah mulai terpenuhi melalui formasi CPNS 2024, sementara beberapa kelengkapan fisik seperti APAR, genset, dan AC akan dituntaskan melalui anggaran perubahan. “Target kami, izin operasional bisa keluar akhir Desember atau awal Januari. Setelah itu, layanan gawat darurat bisa segera berjalan,” kata dr. Padma.
Ia menambahkan, meski nanti hanya membuka layanan UGD, masyarakat Abiansemal sudah dapat memanfaatkan RSU Giri Asih untuk penanganan kasus darurat sebelum dirujuk ke rumah sakit lain. “Setelah izin operasional keluar, RSU Giri Asih bisa mulai melayani masyarakat sambil melengkapi proses akreditasi menuju kerja sama BPJS tahun depan,” pungkasnya. BWN-05

































