Kereneng, baliwakenews.com
Usai match Bali United vs Terengganu FC di fase grup G AFC Cup 2023, Rabu 4 Oktober malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, pelatih Bali United Teco Cugurra memberikan penjelasannya. Menurut Teco Cugurra, permainan Bali United sudah bagus bahkan diakuinya mendominasi pertandingan, terutama di babak pertama.
Tapi nyatanya, statistik pertandingan sangat berbeda dengan apa yang disampaikan oleh Teco Cugurra.
“Kami sudah menguasai jalannya pertandingan di babak pertama dan berlangsung baik. Kami terus menekan dan akhirnya mencetak gol di awal babak kedua. Kami berusaha untuk memberikan perlawanan untuk menyerang terus ke daerah pertahanan mereka,” kata Teco Cugurra.
“Tetapi mereka menyamakan kedudukan jelang waktu penuh. Hasil imbang ini membuat mereka memperoleh poin dari sini,” sambungnya.
Dari catatan statistik, penguasaan bola Terengganu FC mencapai 58 persen, sedangkan tuan rumah Bali United hanya 42 persen. Dominasi Terengganu FC terlihat dari passing yang berhasil diciptakan sepanjang pertandingan, yakni sebanyak 475 kali atau 87 persen. Sementara Bali United yang cenderung bermain defensif sepanjang pertandingan hanya melakukan 343 passing atau 76 persen.
Lini serang Terengganu FC juga lebih agresif dengan melepaskan 21 tembakan, dimana enam di antaranya tepat mengarah ke gawang Adilson Maringa. Sementara Bali United hanya melepaskan 14 kali tembakan, tiga di antaranya mengarah ke gawang Suhaimi Hasan.
Di laga tersebut, Bali United harus puas bermain imbang 1-1. Gol pertama dicetak Privat Mbarga di menit ke-54, sedangkan gol balasan Terengganu FC terjadi di menit ke-84. Proses kedua gol terbilang sama dari skema sepak pojok. BWN-06





























