Kerap Unggah Status Galau, Perempuan Muda Tiba-tiba Bunuh Diri

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Seorang gadis berinisial KA (23) mengakhiri hidup di kamar kos Jalan Pelawa, Banjar Pagan Tengah, Desa Sumerta Kauh, Denpasar Timur. Sebelum ditemukan meninggal, karyawati salon kecantikan ini, kerap memposting status galau di akun media sosialnya.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi mengatakan, peristiwa tersebut awalnya diketahui oleh kakak kandung KA, yakni Komang Su, Minggu (24/6) sekitar pukul 09.30.

Berdasarkan keterangan kakak kandung korban, ucap Sukadi, malam sebelum meninggal, sekitar pukul 24.00, saksi sempat bertemu dengan adiknya untuk membawa mie goreng. “Menurut saksi, adiknya sering galau di status media sosialnya. Sehingga saksi sering menasehati korban,” kata Sukadi.

Baca Juga:  Rumah Warga di Lahan Sengketa Dibakar dan Dirusak Massa

Kemudian Minggu pagi, KA tidak kunjung bekerja ke salon. Karena curiga saksi yang juga sama-sama kerja dengan KA, mendatangi kos atau lokasi kejadian. “Saksi menggedor pintu kamar kos korban. Lantaran tidak menyahut saat nama korban dipanggil-panggil,” beber Sukadi.

Saat hendak mengintip ke dalam kamar melalui lubang ventilasi, saksi melihat selendang terikat. “Saksi yang curiga dengan kondisi adiknya, lantas berteriak sambil memanggil penghuni kos lainnya untuk membuka pintu,” bebernya.

Baca Juga:  Usai Pesta Arak, Pria di Buleleng Aniaya Istri Hingga Tewas

Karena pintu kamar terkunci dari dalam, penghuni kos lainnya mendobrak pintu. Karena tidak berhasil membuka pintu, penghuni kos lainnya lantas memotong selendang di ventilasi dengan gunting. Dan terdengar suara benda jatuh. “Tak berselang lama, pemilik kos tiba dan membuka pintu dengan kunci cadangan,” kata Sukadi.

Saat pintu kamar terbuka, tubuh korban tergeletak di lantai dengan leher terikat tali. “Selain itu, di pergelangan tangan kiri korban ditemukan luka sayatan menggunakan pisau,” imbuhnya.

Baca Juga:  Bertambah, 49 Warga Bali Positif Corona

Selanjutnya, jasad korban dibawa ke RSUP Prof Ngoerah, Sanglah, Denpasar, untuk divisum. “Telah dilakukan oleh TKP. Untuk motif korban bunuh diri, masih dilakukan pendalaman,” tegasnya. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM Badung Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR