Kembangkan Mie Sayur Inovasi PKM FP Unwar di Tengah Pandemi Covid-19

Iklan Home Page

Tabanan, baliwakenews.com

Mie merupakan jenis makanan yang cukup favorit bagi semua kalang, sehingga peluang pasar sangat luas. Bertolak dari peluang tersebut Kelompok Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa (Unwar) menggelar Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Desa Penebel Kecamatan Penebel kabupaten Tabanan cara pengembangan variasi mie sayur.

Ketua Tim Pelaksana PKM Unwar Dr. Ir. Luh Suriati, MSi bersama anggota lainya Ir. Luh Kartini, MSi dan Ir. Ni Ketut Mardewi, MP memberikan Pelatihan dan Peningkatan Kemampuan Dalam Pengolahan Pembuatan Mie dengan variasi sayuran wortel, sayur hijau dan ubi ungu.

Ketua Tim PKM Unwar, Dr. Ir. Luh Suriati, MSi menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi , khususnya Darma Ketiga yakni Pengabdian Masyarakat. Lebih lanjut dikatakan bahwa kegiatan Program Kemitraan Masyarakat tersebut dalam rangka memberikan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dalam proses pengolahan mie dengan variasi sayuran sehingga dapat diproduksi oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sayuran khususnya pada anak- anak yang tidak suka sayur tapi suka makan mie. Disamping itu pula dapat digunakan sebagai penghasilan tambahan ibu-ibu dimasa pandemi Covid – 29 saat ini.

Baca Juga:  SMSI Tabanan Edukasi Pelajar dengan "Praktek Baik Literasi Media" di SMPN 3 Selemadeg Timur

“Zaman sekarang kebanyakan anak-anak tidak suka makan sayur, padahal mengkonsumsi sayuran sangat penting untuk memenuhi kebutuhan serat dan vitamin bagi tubuh. Anak – anak cenderung lebih suka pada fast food, termasuk mie instan, ” ucap dosen Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa Ir. Luh Suriati MSI., yang menjadi ketua Tim PKM.

Baca Juga:  PMI Tabanan dan PMI Bali Semprotkan 3000 Liter Disinfektan di Desa Belalang

Ia mengatakan melihat kecenderungan anak – anak sekarang susah mengkonsumsi sayur dan suka makan mie. Karenanya ia mencoba mengkombinasikan mie dan sayuran untuk memenuhi kebutuhan gizi mereka, dengan tidak ada tekanan ( dipaksa makan sayur, red).

” PKM ini kami laksanakan Acara yang pada Selasa, 20 April 2021 bertempat di wantilan kantor desa Penebel. Kegiatan ini sebagai implementasi Tridarma Perguruan Tinggi dengan pendanaan dr Hibah Institusi UNWAR. Untuk itu kami dari Tim mengharapkan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat ini dapat memberikan pengetahuan tentang proses pengolahan variasi mie sayuran yang baik pada ibu- ibu Dasa Wisma Desa Penebel sehingga dapat digunakan sebagai usaha tambahan untuk meningkatkan penghasilan keluarga, ” tuturnya Kamis, 22 April 2021 di Kampus Unwar.

Baca Juga:  Apresiasi Kreativitas Otomotif, Bupati Tabanan Membuka Meet and War Diesel Enthusiast Bali 2025

Kegiatan PKM disambut baik oleh ibu-ibu anggota Dasa Wisma Penebel yang diketuai oleh Nurita Sih Pratiwi. Kegiatan juga dihadiri kepala Desa Penebel, I Gusti Agung Ketut Sastrawan, S.T., yang sangat mengapresiasi kegiatan karena memberikan solusi bagi ibu- ibu untuk meningkatkan gizi keluarga serta menambah penghasilan di tengah pandemi Covid-19.

“Saya berharap kegiatan ini dapat dilakukan berkelanjutan dan terus dibina. Sehingga ibu- ibu dasa wisma benar- benar bisa memasarkan produk mie sayur ini, ” harapnya.

Pada kesempatan tersebut juga disumbangkan alat pencetak mie untuk digunakan oleh kelompok dasa wisma Penebel. *BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR